Apa Arti Data Sensus Ekonomi Bali bagi Denpasar dan Badung?
BPS Bali mencatat jumlah responden absolut terbanyak dalam Sensus Ekonomi 2026 berada di Buleleng. Konsentrasi pelaku usaha paling banyak ditemukan di Denpasar dan Badung.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Denpasar — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat responden dalam pendataan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh kabupaten dan kota di Bali pada 2 Oktober 2026.
Jumlah responden absolut terbanyak berada di Kabupaten Buleleng. Namun, konsentrasi pelaku usaha paling banyak ditemukan di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, menurut laporan mengenai penutupan pendataan lapangan BPS Bali.
Data usaha membantu membaca ekonomi Bali
Bagi pembaca di Bali, perbedaan antara jumlah responden dan konsentrasi pelaku usaha penting dicermati. Buleleng memiliki jumlah responden absolut paling banyak karena berkaitan dengan jumlah penduduk. Sementara itu, Denpasar dan Badung menjadi wilayah dengan konsentrasi pelaku usaha yang besar.
Pendataan ini mencakup seluruh kabupaten dan kota di Bali. Denpasar mencakup kecamatan-kecamatan di wilayah perkotaan, sedangkan Badung meliputi kawasan usaha seperti Kuta (Badung). Laporan yang tersedia tidak merinci angka responden untuk setiap kabupaten atau kecamatan.
BPS Bali sebelumnya menyebut Sensus Ekonomi 2026 digunakan untuk memotret aktivitas ekonomi dan pelaku usaha. Pemerintah dapat memakai hasilnya sebagai dasar perencanaan dan kebijakan, sedangkan pelaku usaha dan warga memperoleh gambaran tentang sebaran kegiatan ekonomi di daerah masing-masing.
Belum ada jadwal layanan, tarif, jalur, atau tenggat baru bagi pembaca yang dinyatakan dalam laporan yang tersedia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Bali sebagai Pusat Keuangan Internasional
Pemerintah menyiapkan Bali dan Jakarta sebagai pusat keuangan internasional. Rencana Bali dibahas Natalius Pigai dalam forum bisnis Indonesia-Timor-Le…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





