Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

FAJI Bali Siapkan Regenerasi Atlet di Tukad Ayung

Kejurnas Arung Jeram FAJI Bali 2026 di Tukad Ayung, Badung, diikuti 52 tim dari 16 provinsi. FAJI Bali melibatkan atlet usia 15 sampai 19 tahun untuk regenerasi menuju kompetisi berikutnya.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan rompi pelampung hijau muda dan helm kuning untuk arung jeram tergantung di luar ruangan.
Ilustrasi: Deretan rompi pelampung hijau muda dan helm kuning untuk arung jeram tergantung di luar ruangan. · Foto: Pavel Danilyuk / Pexels

Mangupura — FAJI Bali menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram 2026 di Tukad Ayung, Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, pada 23–28 September 2026. Laporan bertanggal 30 September 2026 menyebut kejuaraan ini diikuti 52 tim dari 16 provinsi dan melibatkan atlet usia 15 sampai 19 tahun.

Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Bali menempatkan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari pembinaan atlet muda. Kelompok usia itu disiapkan untuk jenjang kompetisi berikutnya, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali, dan kejuaraan lain.

Regenerasi atlet berlangsung di Badung

Bagi pembaca di Bali, penyelenggaraan di Tukad Ayung memperlihatkan arah pembinaan cabang arung jeram di daerah. Atlet muda dari Bali berlatih dan bertanding dalam lingkungan kompetisi nasional, sementara Badung menjadi lokasi pertemuan kontingen dari berbagai provinsi.

Tukad Ayung berada di wilayah Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Kejurnas berlangsung selama enam hari, mulai 23 September hingga 28 September 2026. Peserta datang dari 16 provinsi dengan jumlah 52 tim.

FAJI Bali menyampaikan bahwa keterlibatan atlet berusia 15 sampai 19 tahun menjadi fokus dalam kejuaraan tahun ini. Pembinaan tersebut diarahkan agar atlet memiliki jalur kompetisi berkelanjutan, bukan hanya tampil dalam satu perlombaan.

Kejuaraan ini juga menjadi konteks bagi persiapan Bali menghadapi agenda olahraga daerah dan nasional. PON, Porprov Bali, serta kejuaraan berikutnya disebut sebagai tujuan pembinaan atlet yang ikut bertanding.

Bagi warga dan pengunjung yang menuju kawasan Bongkasa, laporan yang tersedia tidak menyebut perubahan tarif, penutupan jalur, atau jadwal layanan umum akibat kegiatan ini. Kejurnas tercatat berlangsung pada 23–28 September 2026; tidak ada agenda lanjutan yang disebut dalam laporan tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Olahraga

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.