Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

Antrean Ketapang–Gilimanuk Mengular, ASDP Soroti Lonjakan Truk

ASDP mencatat 6.082 truk melintas Ketapang–Gilimanuk pada 27–29 September 2026. Air laut surut sempat menghambat sandar kapal, sementara gelombang diprakirakan 0,1–0,5 meter.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Gilimanuk — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat 6.082 truk menyeberang melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk pada 27–29 September 2026, sementara antrean kendaraan kembali terjadi pada Rabu, 30 September 2026.

Jumlah truk meningkat setiap hari, dari 1.699 unit pada Minggu, 27 September 2026, menjadi 2.160 unit pada Senin, 28 September 2026, lalu 2.223 unit pada Selasa, 29 September 2026. Pada periode yang sama, ASDP melayani 18.067 kendaraan dan 61.330 penumpang di lintasan penghubung Jawa dan Bali.

ASDP menyebut lonjakan angkutan barang ikut memengaruhi kepadatan. Kondisi air laut surut sekitar pukul 05.00 WITA pada Rabu juga membuat sejumlah kapal mengalami kendala saat bersandar di Dermaga Plengsengan atau Dermaga LCM, sehingga proses bongkar muat sempat tertunda.

Mengapa ini penting bagi pembaca Bali

Bagi krama dan pelaku usaha yang melintas antara Bali dan Jawa, kepadatan di Gilimanuk berarti waktu perjalanan perlu disiapkan lebih longgar, terutama bagi kendaraan angkutan barang. Lintasan ini menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, dengan Ketapang di Banyuwangi.

Prakiraan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya untuk 30 September hingga 2 Oktober 2026 menyebut cuaca Pelabuhan Ketapang berawan hingga cerah berawan. Tinggi gelombang diprakirakan 0,1–0,5 meter. Meski demikian, kondisi pasang surut tetap dipantau karena memengaruhi proses sandar dan bongkar muat kapal.

ASDP menyatakan kapal dan dermaga yang tersedia terus dioptimalkan, termasuk mempercepat penyerapan kendaraan serta proses sandar dan bongkar muat ketika kondisi memungkinkan. Untuk pembaca yang hendak menyeberang hari ini, perubahan yang perlu diperhitungkan adalah potensi waktu tunggu lebih panjang di jalur Ketapang–Gilimanuk; tidak ada perubahan tarif atau jadwal khusus yang disebut dalam laporan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.