Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

4,7 Juta WNA Tiba di Bali melalui Bandara Ngurah Rai

Kantor Imigrasi Ngurah Rai mencatat 4,7 juta kedatangan WNA melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai selama Januari hingga Agustus 2026. Australia menjadi asal terbanyak.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang pria menarik koper di koridor terminal bandara yang luas.
Ilustrasi: Seorang pria menarik koper di koridor terminal bandara yang luas. · Foto: Kenneth Surillo / Pexels

Denpasar — Kantor Imigrasi Ngurah Rai mencatat 4,7 juta kedatangan warga negara asing (WNA) melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, sepanjang Januari hingga Agustus 2026.

Data tersebut merujuk pada catatan kedatangan di bandara, bukan angka kunjungan wisatawan mancanegara yang dihitung Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali. Laporan detikBali menyebut jumlah kedatangan WNA mencapai 4,7 juta pada periode tersebut. Koran Jakarta juga memuat angka dan periode yang sama berdasarkan data Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Australia menjadi negara asal dengan kedatangan terbanyak, yakni 1,1 juta. Berikutnya tercatat China sebanyak 418 ribu, India 363 ribu, Britania Raya 206 ribu, dan Korea Selatan 203 ribu.

Mengapa angka ini penting bagi pembaca Bali

Angka kedatangan ini memberi gambaran tentang beban arus penumpang internasional di pintu masuk utama Bali. Bagi pembaca yang tinggal atau beraktivitas di Badung, terutama Kecamatan Kuta di sekitar Bandara I Gusti Ngurah Rai, kepadatan penumpang dapat menjadi konteks saat mengatur perjalanan, penjemputan, dan waktu menuju bandara.

Data ini juga membantu membedakan dua ukuran yang kerap disamakan: kedatangan WNA melalui pemeriksaan imigrasi dan kunjungan wisatawan mancanegara yang dihitung BPS. Keduanya memakai cakupan pencatatan yang berbeda, sehingga angkanya tidak otomatis sama.

Untuk perjalanan dari Denpasar menuju kawasan bandara di Kabupaten Badung, pembaca perlu memperhitungkan arus penumpang internasional dalam rencana perjalanan hari itu. Laporan yang tersedia tidak menyebut perubahan tarif, penutupan jalur, atau jadwal layanan baru setelah pencatatan Januari hingga Agustus 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.