KONI Badung Perketat Standar Pelatih 55 Cabang Olahraga
KONI Badung mendorong pelatih dari 55 cabang olahraga memiliki sertifikat kompetensi BNSP selain lisensi induk organisasi. Asesmen dilakukan bertahap mulai 3 Oktober 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Mangupura — KONI Badung mulai memperketat standar kompetensi pelatih pada Jumat, 2 Oktober 2026, dengan mendorong pelatih dari 55 cabang olahraga memperoleh sertifikat kompetensi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), selain lisensi dari induk organisasi olahraga.
Langkah ini diawali Sosialisasi Sertifikasi Kompetensi BNSP di Ruang Pertemuan KONI Badung pada Rabu, 30 September 2026. Ketua Umum KONI Badung Made Sutama menyatakan pelatih didorong dan diwajibkan berlisensi, tetapi pelaksanaan asesmen dilakukan bertahap.
Sertifikasi BNSP dan lisensi cabang olahraga memiliki fungsi berbeda. Lisensi induk organisasi menitikberatkan penguasaan teknik, taktik, regulasi, serta karakteristik cabang olahraga. Sertifikasi BNSP menjadi bukti kompetensi profesi yang mencakup kemampuan menjalankan pekerjaan sesuai standar yang ditetapkan.
Mengapa standar pelatih penting bagi pembinaan Badung
Bagi atlet, klub, dan pengurus cabang olahraga di Kabupaten Badung, perubahan ini berarti bukti kompetensi pelatih akan diperhatikan bersama lisensi teknis cabang olahraga. KONI Badung menyebut jumlah pelatih bersertifikat belum merata, sehingga asesmen tidak langsung dilakukan serentak.
Tim asesor menyiapkan pengujian lima dimensi kompetensi, yaitu task skills, task management skills, transfer skills, job rule skills, dan contingency management skills. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme pelatih serta memperkuat pembinaan atlet menuju berbagai ajang prestasi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII/2027 di Kabupaten Buleleng.
Sejumlah cabang olahraga telah mendaftarkan pelatih untuk mengikuti asesmen di Kantor KONI Badung mulai Sabtu, 3 Oktober 2026. Pembaca yang menjadi atlet, pelatih, atau pengurus cabor perlu mengikuti informasi pendaftaran dan jadwal asesmen dari KONI Badung karena pelaksanaannya dilakukan bertahap.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Data Bali
MBG Bali Menjangkau 618.300 Penerima, Buleleng Terbanyak
Data hingga 15 September 2026 mencatat 277 SPPG dengan 12.503 petugas melayani 618.300 penerima MBG di Bali. Buleleng terbanyak, 107.673 orang.
Terbaru di Olahraga

Berita utama hari ini

Baca juga





