Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

Sensus Ekonomi Bali Mencatat 1,397 Juta Responden

BPS Bali mencatat sekitar 1,397 juta responden dalam Sensus Ekonomi 2026. Buleleng memiliki jumlah responden terbanyak, sedangkan pelaku usaha terkonsentrasi di Denpasar dan Badung.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Papan klip berisi dokumen analisis biaya, kacamata, dan ponsel di atas meja kerja.
Ilustrasi: Papan klip berisi dokumen analisis biaya, kacamata, dan ponsel di atas meja kerja. · Foto: Leeloo The First / Pexels

Denpasar — Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat sekitar 1,397 juta responden dalam Sensus Ekonomi 2026 yang telah selesai dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Bali pada 2 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Pembaca memperoleh angka terbaru cakupan sensus serta informasi bahwa jumlah responden terbanyak berada di Buleleng, sementara pelaku usaha terkonsentrasi di Denpasar dan Badung.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan awal sekitar 1,7 juta sasaran pendataan. Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan jumlah responden mencakup pendataan rumah tangga dan pelaku usaha.

Berdasarkan jumlah responden secara absolut, Kabupaten Buleleng mencatat angka tertinggi, disusul Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. BPS mengaitkan posisi Buleleng dengan jumlah penduduk yang besar.

Namun, konsentrasi pelaku usaha berada di Denpasar dan Badung. “Untuk usaha banyak ada di Denpasar dan Badung,” kata Agus, seperti diberitakan Bali Post.

Sebelum pendataan selesai, Pemerintah Provinsi Bali menyebut Sensus Ekonomi 2026 berlangsung pada 1 Mei hingga 31 Juli 2026. BPS Bali sebelumnya menyatakan hasil sensus akan diolah secara nasional dan ditargetkan siap dirilis setahun kemudian.

Skala pendataan

Pada tahap persiapan, BPS mencatat sekitar 647.337 unit usaha di Bali. Angka itu terdiri atas 1.803 usaha besar, 12.578 usaha menengah, serta 632.956 usaha mikro dan kecil, menurut laporan CNNIndonesia.com dan Detik Bali pada Juli 2026.

Pemerintah Provinsi Bali juga menyebut BPS mengerahkan 3.200 petugas ketika pelaksanaan sensus dimulai. Laporan lain pada Juli menyebut pengerahan 3.774 petugas untuk pendataan usaha dan rumah tangga di seluruh kabupaten dan kota.

Data Sensus Ekonomi 2026 digunakan untuk memetakan struktur kegiatan ekonomi sebagai dasar perencanaan dan kebijakan pembangunan. BPS Bali menyatakan hasil akhirnya akan diproses secara nasional sebelum dirilis.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.