Muaythai Buleleng Gelar Tes Fisik dan Sparring Jelang Porprov 2027
Muaythai Buleleng menjadwalkan tes fisik pada 11 Oktober dan sparring pada 18 Oktober 2026 sebagai bagian persiapan menuju Porprov Bali 2027, setelah penyesuaian jadwal terkait keikutsertaan empat atlet di kejuaraan Surabaya Rising…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Singaraja — Pengurus Muaythai Buleleng menjadwalkan tes fisik dan sparring bagi para atlet sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027. Tes fisik digelar pada 11 Oktober 2026 dan dilanjutkan dengan kegiatan sparring pada 18 Oktober 2026, setelah penyesuaian jadwal akibat keikutsertaan atlet dalam kejuaraan di Surabaya.
Pelatih sekaligus pengurus Muaythai Buleleng, Kadek Bayu Suteja, menjelaskan tes fisik semula direncanakan berlangsung pada 4 Oktober 2026. Namun jadwal tersebut diundur karena empat atlet Muaythai Buleleng harus mengikuti kejuaraan Surabaya Rising Champion di Jawa Timur yang berlangsung pada akhir September hingga awal Oktober 2026, menurut laporan NusaBali pada 16 September 2026.
Kegiatan tes fisik akan melibatkan atlet dari seluruh ranting Muaythai di Buleleng. Menurut Bayu, jumlah peserta masih menunggu konfirmasi karena masing-masing ranting masih menyusun dan menyiapkan atlet yang akan dikirim.
Rangkaian persiapan Muaythai Buleleng:
- Keikutsertaan dalam Surabaya Rising Champion 2026 di Surabaya.
- Tes fisik atlet Muaythai Buleleng: 11 Oktober 2026.
- Sparring atlet Muaythai Buleleng: 18 Oktober 2026.
Evaluasi kebugaran dan kedisiplinan atlet
Menurut Bayu, tes fisik tidak hanya ditujukan untuk mengukur tingkat kebugaran atlet. Agenda ini juga menjadi sarana mengevaluasi kedisiplinan setelah para atlet cukup lama vakum dari pertandingan sejak Porprov Bali 2025, sebagaimana disampaikan Bayu dan dikutip NusaBali.
Pengurus ingin memastikan atlet tetap menjaga kondisi fisik selama masa jeda kompetisi. Hal ini dianggap penting karena persiapan menuju Porprov Bali 2027 masih panjang dan membutuhkan fondasi kebugaran yang memadai.
Bayu menuturkan, melalui tes fisik dan sparring, pelatih berharap atlet dapat memasuki fase persiapan umum dengan kondisi yang lebih siap. Dengan demikian, program latihan dapat dipusatkan pada peningkatan kemampuan fisik dan teknik, bukan memulai dari pembangunan kebugaran dasar.
Kejuaraan Surabaya Rising Champion
Surabaya Rising Champion 2026 digelar Pemerintah Kota Surabaya sebagai ajang pemanasan menjelang Porprov Jawa Timur 2027. Kejuaraan ini mempertandingkan 33 cabang olahraga, termasuk muaythai, dan berlangsung sejak awal September hingga awal November 2026 menurut pemberitaan media nasional yang mengutip penjelasan Pemerintah Kota Surabaya.
Dalam kejuaraan tersebut, cabang muaythai menjadi salah satu wahana bagi atlet untuk mengasah kemampuan dan kembali merasakan intensitas pertandingan menjelang multi-event tingkat provinsi. Bagi Muaythai Buleleng, keikutsertaan empat atlet di Surabaya dimanfaatkan sebagai tolok ukur awal kesiapan dan daya saing sebelum memasuki tahapan persiapan lebih berat menuju Porprov Bali 2027.
Persiapan Buleleng sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027
Di tingkat kabupaten, Buleleng sedang menyiapkan kontingen untuk tampil sebagai tuan rumah Porprov Bali 2027. Menurut laporan Bali Tribune, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng memproyeksikan sekitar 990 atlet untuk turun di berbagai cabang olahraga melalui rangkaian Pra-Porprov yang bergulir sepanjang September hingga Desember 2026.
Pembinaan, pemantauan, dan pengukuran kondisi fisik atlet dilakukan bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi agar performa atlet berada dalam kondisi prima menjelang Porprov 2027. Agenda tes fisik dan sparring Muaythai Buleleng pada Oktober 2026 menjadi bagian dari pola pembinaan tersebut di cabang muaythai.
Sumber
Berita berikutnya

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta di Badung
Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Pasarraya Kuta di Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, terhitung sejak 17 September 2026.
Baca juga


