Maybank Marathon 2026 Targetkan Dampak Ekonomi Rp300 Miliar untuk Bali
Maybank Marathon 2026 di Gianyar menargetkan dampak ekonomi sekitar Rp300 miliar bagi Bali. Proyeksi itu disebut meningkat dari estimasi Rp255 miliar pada penyelenggaraan 2025, dengan peserta lebih dari 14 ribu pelari dari 46 negara.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Denpasar — Maybank Marathon 2026 ditargetkan menciptakan dampak ekonomi sekitar Rp300 miliar bagi Bali. Target itu disampaikan manajemen Maybank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Bali menjelang dan sesudah penyelenggaraan ajang lari internasional tersebut.
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan proyeksi tersebut meningkat dibandingkan dampak ekonomi pada Maybank Marathon 2025 yang sekitar Rp255 miliar berdasarkan survei Katadata Insight Center (KIC). Ia menyebut kenaikan jumlah peserta dan skala acara menjadi salah satu penopang target itu.
Peserta dan Lokasi Penyelenggaraan
Menurut keterangan Maybank Indonesia dan sejumlah laporan media, Maybank Marathon 2026 diikuti sekitar 14.100 sampai 14.180 pelari dari 46 negara. Ajang ini digelar di Gianyar, Bali, dengan rute yang mengelilingi kawasan sekitarnya, dan menggunakan fasilitas Bali United Training Center sebagai salah satu pusat kegiatan.
Project Officer Maybank Marathon Bambang Irawan menyatakan peningkatan jumlah peserta diharapkan mendorong perputaran ekonomi di sektor pariwisata Bali. Penyelenggara menilai kehadiran pelari domestik dan mancanegara berkontribusi terhadap kebutuhan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta aktivitas wisata.
Proyeksi Dampak Ekonomi
Pemerintah Provinsi Bali mencatat perputaran ekonomi yang ditargetkan dari Maybank Marathon 2026 sekitar Rp300 miliar, naik dari dampak ekonomi regional sekitar Rp255 miliar pada tahun sebelumnya. Steffano Ridwan dan Bambang Irawan menyebut angka tersebut masih berupa proyeksi yang akan dikonfirmasi setelah seluruh rangkaian acara selesai dan pengukuran dilakukan.
Katadata Insight Center disebut sebagai pihak yang melakukan survei dampak ekonomi Maybank Marathon. Survei KIC pada penyelenggaraan 2025 menghasilkan estimasi nilai ekonomi sekitar Rp255 miliar, meningkat dari sekitar Rp164 miliar pada 2024. Metodologi rinci survei, termasuk pembagian kontribusi per sektor, belum dipaparkan dalam pernyataan publik yang dirujuk.
Menurut Pemerintah Provinsi Bali, dampak ekonomi terutama diperkirakan mengalir ke sektor pariwisata, seperti perhotelan, transportasi, rental kendaraan, hingga kuliner, selain ke pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Status Elite Label dan Kategori Lomba
Maybank Marathon berstatus Elite Label Road Race dari World Athletics sejak 2020. Maybank Indonesia menyebut ajang ini sebagai maraton pertama di Indonesia yang memperoleh label tersebut setelah memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain sertifikasi rute, penutupan jalan, kehadiran pelari elite internasional, sistem pencatatan waktu, serta standar keselamatan.
Pada edisi 2026, penyelenggara mempertandingkan beberapa kategori, yaitu Marathon 42,195 kilometer, Half Marathon 21,1 kilometer, 10K, Wheelchair, dan lomba lari anak. Laporan media juga menyebut kehadiran pelari elite internasional, antara lain dari Kenya dan Ethiopia, sejalan dengan status ajang sebagai lomba berlabel elite.
Sport Tourism dan Program Sosial
Pemerintah Provinsi Bali mendukung Maybank Marathon sebagai salah satu penggerak sport tourism dan penguatan UMKM di daerah. Gubernur Bali Wayan Koster menilai penyelenggaraan ajang lari berskala internasional dapat memperluas promosi pariwisata serta mendorong penjualan produk lokal.
Maybank Indonesia juga mengaitkan Maybank Marathon 2026 dengan sejumlah program sosial dan lingkungan. Dalam berbagai pernyataan, perusahaan menyebut inisiatif seperti pengembangan desa berkelanjutan dan kegiatan amal yang melibatkan pelari, penyandang disabilitas, dan anak yatim sebagai bagian dari rangkaian acara.
Sumber
Berita berikutnya
Koster Dorong PERADI SAI Dampingi Desa Adat dan LPD di Bali
Gubernur Bali Wayan Koster mendorong DPC PERADI SAI Denpasar memperkuat pendampingan dan tata kelola hukum bagi desa adat serta Lembaga Perkreditan De…
Baca juga



