Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

LPG 3 Kg Langka di Badung, Pemkab dan Pertamina Gelar Extra Dropping

Tabung LPG bersubsidi 3 kilogram dilaporkan langka di Badung dalam sekitar dua bulan terakhir.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Badung — Tabung LPG bersubsidi 3 kilogram dilaporkan langka di Kabupaten Badung, Bali, dalam sekitar dua bulan terakhir. Menurut pemberitaan media lokal, warga terpaksa membeli gas di tingkat pengecer hingga sekitar Rp25 ribu per tabung, di atas harga eceran tertinggi Rp18 ribu per tabung yang berlaku di pangkalan resmi berdasarkan peraturan gubernur.

Kelangkaan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah padat penduduk, termasuk kawasan Mengwi dan Kuta Utara. Warga di Perumahan Dalung Permai, Kuta Utara, mengaku sulit mendapatkan LPG 3 kilogram karena stok di warung maupun pangkalan kerap kosong. Sebagian warga harus berkeliling ke beberapa lokasi untuk mencari tabung yang berisi.

Pedagang eceran di wilayah Dalung dan sekitarnya menyebut harga jual LPG 3 kilogram di tingkat pengecer naik dari kisaran Rp18–20 ribu menjadi sekitar Rp25 ribu per tabung. Dalam beberapa kasus, harga sempat menyentuh Rp28 ribu hingga Rp30 ribu ketika stok di lapangan sangat terbatas, sementara kebutuhan rumah tangga tetap tinggi.

Seorang pedagang eceran di kawasan Buduk, Mengwi, mengatakan pasokan yang sebelumnya datang setiap hari kini menjadi dua hari sekali dengan jumlah terbatas. Tabung yang tersedia segera habis dibeli warga sehingga tidak ada stok tersisa di warung.

Kelangkaan di Badung sejalan dengan laporan media nasional mengenai menipisnya ketersediaan LPG 3 kilogram di Badung dan Denpasar dalam sepekan terakhir. Warga di Dalung, Seminyak, dan Canggu melaporkan kesulitan memperoleh gas di pangkalan dan warung, dengan harga di beberapa lokasi bahkan dilaporkan mencapai Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per tabung ketika stok sangat terbatas.

Extra dropping LPG 3 kilogram di Badung

Pemerintah Kabupaten Badung bersama PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Bali menyiapkan penyaluran tambahan atau extra dropping LPG 3 kilogram untuk merespons kelangkaan di wilayah tersebut. Menurut keterangan Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Badung, Anak Agung Sagung Rosyawati, program ini menyalurkan tambahan 6.720 tabung ke titik-titik yang terindikasi kekurangan stok.

Rosyawati menjelaskan, penyaluran tambahan itu dilakukan sebanyak 48 kali distribusi ke 24 lokasi yang mengalami kelangkaan. Pemerintah daerah menyebut langkah darurat ini bertujuan mengamankan pasokan bagi rumah tangga dan usaha kecil yang bergantung pada LPG bersubsidi.

Rosyawati juga menyatakan, berdasarkan koordinasi dengan Pertamina, distribusi dari Pertamina ke agen dan pangkalan resmi berjalan normal tanpa pengurangan kuota. Menurut dia, lonjakan konsumsi masyarakat dalam beberapa minggu terakhir menjadi salah satu faktor yang membuat stok di tingkat pengecer cepat habis, meski aliran barang dari hulu tetap lancar.

Pemerintah daerah dan Pertamina mengimbau masyarakat membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi. Di pangkalan, harga dijamin mengikuti harga eceran tertinggi sekitar Rp18 ribu per tabung sesuai ketentuan pemerintah daerah. Warga diminta menunjukkan kartu tanda penduduk saat membeli, dengan pembatasan satu KTP untuk satu tabung, guna memastikan pemerataan dan mencegah pembelian berlebihan oleh pihak yang tidak berhak.

Rosyawati menyebutkan terdapat sekitar 700 pangkalan resmi LPG 3 kilogram di Kabupaten Badung. Lokasi pangkalan dapat dicek melalui situs informasi resmi penyaluran LPG subsidi yang disediakan Pertamina.

Rencana operasi pasar dan pengawasan

Selain extra dropping, pemerintah daerah menyatakan akan menggencarkan operasi pasar murah untuk LPG 3 kilogram dan barang kebutuhan pokok lain. Menurut pemberitaan media lokal, program operasi pasar dan gerakan pangan murah telah digelar di sejumlah titik di Badung sebagai respons atas kelangkaan LPG dan kenaikan harga beras.

Pemerintah daerah menyebut koordinasi dengan Pertamina, agen, dan pangkalan resmi akan diperkuat untuk memantau kelancaran distribusi harian LPG 3 kilogram. Tim pengawasan terpadu di tingkat provinsi dan kabupaten sebelumnya juga melakukan pemantauan pelaksanaan extra dropping LPG 3 kilogram di Badung, Denpasar, dan Gianyar untuk memastikan stok di pangkalan resmi tetap tersedia dan penjualan mengikuti ketentuan harga serta persyaratan identitas pembeli.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.