Bali Aktual

Selasa, 13 Oktober 2026

Koster Panggil Pertamina Tangani Kelangkaan BBM di Bali

Wayan Koster memanggil Pertamina dan Hiswana Migas Bali pada 12 Oktober untuk menangani kelangkaan BBM. Distribusi mulai berjalan, dengan tambahan pasokan 26.200 kiloliter.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah pompa bensin tunggal menyala di tengah kegelapan malam.
Ilustrasi: Sebuah pompa bensin tunggal menyala di tengah kegelapan malam. · Foto: Robin Kraft / Pexels

Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster memanggil perwakilan Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bali pada Senin, 12 Oktober 2026, untuk menangani kelangkaan BBM yang berlangsung sekitar sepekan.

Pertemuan berlangsung sekitar pukul 11.00 WITA. Koster menyebut pasokan mulai dipulihkan setelah kapal pengangkut BBM milik Pertamina tiba pada Minggu, 11 Oktober 2026. Distribusi BBM ke seluruh wilayah Bali dimulai pada Senin, 12 Oktober 2026.

Pertamina Patra Niaga juga menjadwalkan tambahan pasokan secara bertahap melalui Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem. Kapal dijadwalkan tiba pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026. Tambahan penyaluran itu mencapai 26.200 kiloliter, terdiri atas BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Di Kabupaten Tabanan, penurunan pasokan mencapai 50 persen. Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami kekosongan dan antrean kendaraan. Kelangkaan juga terjadi di Denpasar, Badung, Jembrana, Gianyar, dan wilayah Bali lainnya.

Pasokan BBM kembali menjadi urusan harian warga Bali

Masalah ini berdampak langsung pada pembaca yang perlu mengisi kendaraan untuk bekerja, mengantar keluarga, mengangkut barang, atau menjalankan usaha. Antrean panjang dan SPBU yang kehabisan Pertalite atau Pertamax dapat mengubah waktu tempuh serta rencana perjalanan pada hari yang sama.

Kuta yang berada di Kabupaten Badung termasuk kawasan yang mengalami kelangkaan, bersama Nusa Dua dan sejumlah wilayah lain. Pembaca perlu memeriksa ketersediaan di SPBU sebelum berangkat, terutama bila perjalanan melintasi Denpasar, Badung, Tabanan, atau Jembrana.

Target pemerintah daerah dan Pertamina adalah ketersediaan di SPBU kembali normal pada Senin sore, 12 Oktober 2026. Untuk memperkuat pasokan, kapal tambahan dijadwalkan tiba pada Selasa, 13 Oktober 2026. Sementara jadwal tambahan lain mencakup 14 dan 16 Oktober 2026.

Perubahan bagi pembaca hari itu adalah distribusi BBM mulai berjalan ke seluruh Bali, tetapi stok di setiap SPBU tetap dapat berbeda sesuai kondisi persediaan dan tingkat konsumsi wilayah. Sebelum mengisi, warga sebaiknya mengecek antrean dan ketersediaan secara langsung di SPBU tujuan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.