Abrasi Menggerus 215,82 Kilometer Garis Pantai Bali
Dinas PUPRKIM Bali mencatat abrasi memengaruhi 215,82 kilometer garis pantai. Sebanyak 130,30 kilometer telah diamankan, sementara 85,53 kilometer belum tertangani.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKIM) Provinsi Bali menyampaikan pada Senin, 12 Oktober 2026, bahwa abrasi telah memengaruhi 215,82 kilometer garis pantai Bali. Dari total 633,35 kilometer garis pantai, pemerintah telah mengamankan 130,30 kilometer, sementara 85,53 kilometer masih belum tertangani.
Data tersebut mencakup seluruh kabupaten/kota di Bali yang memiliki garis pantai. Catatan itu menunjukkan bahwa abrasi menjadi persoalan yang tersebar di kawasan pesisir Bali, bukan hanya di satu lokasi. Penanganan pantai yang telah dilakukan mencakup 130,30 kilometer dari garis pantai yang terdampak.
85,53 kilometer pantai masih perlu ditangani
Sisa garis pantai yang belum tertangani mencapai 85,53 kilometer. Angka tersebut juga dilaporkan sekitar 85 kilometer dalam pemberitaan mengenai kondisi abrasi Bali. Dengan demikian, pemerintah masih memiliki bagian garis pantai yang perlu diamankan setelah penanganan sebelumnya.
Bagi pembaca di Bali, data ini menggambarkan cakupan persoalan abrasi di wilayah pesisir. Garis pantai di kabupaten dan kota yang memiliki pesisir tetap menjadi bagian dari pekerjaan pengamanan pantai. Kawasan tersebut mencakup wilayah yang digunakan untuk kegiatan ekonomi, ruang publik, dan aktivitas krama.
Angka 215,82 kilometer merupakan total garis pantai yang disebut mengalami abrasi. Dari jumlah itu, 130,30 kilometer telah diamankan dan 85,53 kilometer belum tertangani. Data Dinas PUPRKIM Bali tersebut menjadi pembaruan mengenai penanganan abrasi di seluruh kabupaten/kota Bali yang memiliki garis pantai.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum & Kriminal
Berapa Kasus Kejahatan di Bali? Memahami Data Operasi dan Statistik Resmi
Laporan Operasi Cipta Kondisi Polda Bali mencatat 109 gangguan kamtibmas, 88 kasus kejahatan, dan penyelesaian perkara 73 persen. Angka ini bukan tota…
Terbaru di Lingkungan

Baca juga



