Berapa Kasus Kejahatan di Bali? Memahami Data Operasi dan Statistik Resmi
Laporan Operasi Cipta Kondisi Polda Bali mencatat 109 gangguan kamtibmas, 88 kasus kejahatan, dan penyelesaian perkara 73 persen. Angka ini bukan total seluruh kriminalitas Bali.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Data resmi menunjukkan gambaran kriminalitas Bali perlu dibaca dengan membedakan jumlah perkara, jenis kejahatan, dan perkara yang selesai. Dalam Operasi Cipta Kondisi Polda Bali, tercatat 109 gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terdiri atas 88 kasus kejahatan, dengan penyelesaian perkara 73 persen pada periode operasi yang dilaporkan pada 12 Oktober 2026.
Berapa jumlah gangguan keamanan dalam operasi itu?
Polda Bali melaporkan 109 kejadian gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi. Angka tersebut mencakup seluruh gangguan yang dicatat dalam periode operasi, bukan semata-mata tindak pidana.
Rincian yang disampaikan Polda Bali menunjukkan 88 di antaranya merupakan kasus kejahatan. Dengan demikian, angka gangguan kamtibmas dan angka kejahatan adalah dua ukuran yang berbeda dalam laporan operasi.
Berapa perkara yang berhasil diselesaikan?
Tingkat penyelesaian perkara yang dilaporkan Polda Bali mencapai 73 persen. Ukuran ini menunjukkan proporsi perkara yang dinyatakan selesai dalam penanganan kepolisian menurut metode pelaporan operasi, bukan putusan pengadilan.
Karena itu, persentase penyelesaian perkara tidak dapat dibaca sebagai jumlah orang yang telah divonis atau sebagai tingkat keberhasilan penuntutan. Tahap penyidikan, penuntutan, dan persidangan memiliki kewenangan serta ukuran hukum yang berbeda.
Apa arti data BPS tentang tindak pidana menonjol?
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali menyediakan tabel “Banyaknya Tindak Pidana Menonjol Menurut Jenisnya di Provinsi Bali”. Tabel itu mengelompokkan perkara berdasarkan jenis tindak pidana dan menjadi rujukan statistik, tetapi halaman tabel yang teridentifikasi tidak menampilkan satu total angka yang dapat dipakai untuk menjumlahkan seluruh kriminalitas Bali.
Perbedaan cakupan ini penting. Data BPS tentang tindak pidana menonjol dan laporan Polda Bali tentang hasil operasi tidak otomatis dapat dibandingkan langsung karena periode, definisi, dan tujuan pencatatannya berbeda.
Mengapa angka kriminalitas harus dibaca hati-hati?
Angka 109 gangguan kamtibmas, 88 kasus kejahatan, dan penyelesaian 73 persen hanya menggambarkan operasi yang dilaporkan Polda Bali. Angka itu bukan ukuran tunggal seluruh perkara pidana di semua kabupaten dan kota di Bali.
Untuk membaca kondisi hukum dan keamanan secara utuh, pembaca perlu melihat sumber statistik berdasarkan cakupan wilayah, periode, jenis perkara, serta tahap penanganannya. Statistik kepolisian menjelaskan proses penanganan perkara, sedangkan statistik BPS menyajikan klasifikasi tindak pidana dalam kerangka statistik daerah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Data Bali
Penduduk Denpasar Capai 685.333 Jiwa pada Semester I 2026
Data resmi Semester I 2026 mencatat penduduk Denpasar 685.333 jiwa. Sebanyak 2.508 pendatang berasal dari kabupaten lain di Bali dan 2.464 dari luar B…
Terbaru di Hukum & Kriminal

Berita utama hari ini

Baca juga





