Pasokan BBM Bali Dipulihkan, Kapal Tambahan Tiba Bertahap hingga 16 Oktober
Pasokan BBM Bali dipulihkan setelah kapal Pertamina membawa 20.500 kiloliter Pertalite dan Pertamax tiba pada 11 Oktober. Kapal tambahan dijadwalkan datang bertahap hingga 16 Oktober.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster memanggil perwakilan Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Bali pada 12 Oktober 2026 untuk menangani gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Pertemuan berlangsung di Jaya Sabha, Denpasar.
Mengapa ini penting: Penyaluran dan kedatangan tambahan BBM menentukan ketersediaan Pertalite serta Pertamax bagi warga Bali setelah antrean dan penurunan pasokan di sejumlah wilayah.
Pasokan BBM mulai dipulihkan setelah kapal pengangkut Pertamina bersandar di Bali pada 11 Oktober 2026. Bali Post melaporkan kapal itu membawa 18.000 kiloliter Pertalite dan 2.500 kiloliter Pertamax.
Koster menyatakan distribusi BBM ke seluruh wilayah Bali dimulai pada 12 Oktober, dengan target ketersediaan di SPBU kembali normal pada sore hari. Ia juga menyebut kapal tambahan dijadwalkan tiba pada 13 Oktober untuk memperkuat cadangan pasokan.
Namun, Pertamina menyatakan kedatangan kapal dilakukan bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran dan Manggis. Total tambahan pasokan yang dijadwalkan mencapai 26.200 kiloliter.
Menurut Detik Bali, penyaluran ke SPBU terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan stok dan tingkat konsumsi tiap wilayah. Pada 12 Oktober, sejumlah SPBU di Denpasar Selatan masih dilaporkan tutup karena kehabisan Pertalite atau Pertamax.
Gangguan pasokan telah berlangsung sekitar sepekan dan memicu antrean panjang di sejumlah SPBU. Di Tabanan, Bali Post melaporkan pasokan turun hingga 50 persen; beberapa SPBU yang biasanya menerima 16 kiloliter hanya memperoleh 8 kiloliter.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan Amerta Dadi untuk Dewa Yadnya 12 Oktober
Senin, 12 Oktober 2026 memuat Amerta Dadi yang baik untuk Dewa Yadnya dan pemujaan leluhur. Kalender juga menandai sejumlah kegiatan yang kurang sesua…
Terbaru di Kabupaten/Kota

Baca juga




