Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

Festival Ulun Danu Beratan VI Angkat Seni, Desa Adat, dan Danau

Festival Culture of Ulun Danu Beratan ke-VI tahun 2023 menggabungkan pertunjukan seni Bali, promosi Ulun Danu Beratan dan The Blooms Garden, serta pesan pelestarian danau.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Tabanan — Festival Culture of Ulun Danu Beratan ke-VI tahun 2023 mengangkat pelestarian seni budaya Bali sekaligus promosi daya tarik wisata dan kawasan danau di Bedugul, Tabanan.

Acara bertema “Bhakti Ranu Mahalango” ini dibuka Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya pada Minggu, 17 Desember 2023, di Wantilan The Blooms Garden, Baturiti, dan berlangsung hingga 3 Januari 2024 di dua lokasi utama, yakni Pura Penataran Agung Ulun Danu Beratan dan The Blooms Garden.

Menurut laporan Ken-Ken Khabare, festival melibatkan 23 desa adat dan dua sanggar seni dengan jumlah seniman sekitar 1.750 orang sebagai bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya Bali. Pantaubali.com juga mencatat pelibatan 23 desa adat dan dua sanggar seni yang berasal dari gebog pesatak sekitar objek wisata Ulun Danu Beratan, dengan angka partisipasi yang mereka sebut 1.250 seniman. Kedua informasi itu menunjukkan skala keterlibatan komunitas yang besar, meskipun jumlah pasti seniman berbeda antar sumber.

Fokus seni, komunitas, dan promosi wisata

Bupati I Komang Gede Sanjaya menyatakan festival ini dirancang untuk mengangkat seni budaya, kearifan lokal, sekaligus daya tarik wisata Ulun Danu Beratan dan The Blooms Garden. Ia menekankan pentingnya menjaga danau sebagai bagian dari anugerah alam, selaras dengan tema “Bhakti Ranu Mahalango” yang mengaitkan devosi dengan pelestarian kawasan perairan.

Pantaubali.com melaporkan, selama festival, pementasan kesenian dijadwalkan berlangsung setiap akhir pekan di The Blooms Garden dan setiap hari di DTW Ulun Danu Beratan. Wisatawan yang berkunjung disebut dapat menyaksikan pertunjukan seni tanpa tiket tambahan, sehingga festival menjadi bagian dari atraksi yang ditawarkan di kedua daya tarik wisata tersebut.

The Blooms Garden sendiri dipromosikan sebagai taman rekreasi bunga dengan luas sekitar 4,5 hektare di kawasan dataran tinggi Bedugul, yang menjadi salah satu destinasi penunjang bagi wisatawan yang berkunjung ke Ulun Danu Beratan. Kombinasi pementasan seni di pura dan taman bunga ini diharapkan memperkuat citra Baturiti sebagai kawasan wisata berbasis budaya dan alam.

Keterlibatan desa adat dan sanggar seni

Festival Culture of Ulun Danu Beratan ke-VI melibatkan desa adat penyangga kawasan wisata Ulun Danu Beratan yang tergabung dalam gebog pesatak. Menurut Ken-Ken Khabare, 23 desa adat dan dua sanggar seni ambil bagian dalam rangkaian acara yang tersebar di Pura Penataran Agung Ulun Danu Beratan dan Wantilan The Blooms Garden.

Pantaubali.com menulis rangkaian festival dibuka dengan pementasan kesenian di The Blooms Garden, kemudian dilanjutkan dengan berbagai atraksi seni di kedua lokasi hingga awal Januari 2024. Kegiatan ini menjadi wadah bagi kelompok seni desa adat untuk menampilkan tari dan tabuh tradisional, sekaligus ruang ekspresi bagi generasi muda di sekitar Ulun Danu Beratan, meski rincian jenis pertunjukan per desa tidak dijabarkan secara lengkap.

Pelestarian danau dan penguatan pariwisata

Melalui tema “Bhakti Ranu Mahalango”, pengelola festival menyisipkan pesan pelestarian danau dalam rangkaian seni budaya. Bupati Tabanan mengaitkan penyelenggaraan festival dengan ajakan menjaga kelestarian kawasan Ulun Danu Beratan sebagai sumber kehidupan dan daya tarik wisata utama di Bedugul.

Di sisi lain, festival ini menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata kawasan Baturiti dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan budaya di Ulun Danu Beratan dan The Blooms Garden mengikuti pola serupa yang kemudian dikembangkan pada parade gebogan dan baleganjur tahun 2026, yang juga melibatkan desa adat penyangga dan menonjolkan seni tradisi sebagai magnet wisatawan.

Dengan pelibatan ratusan hingga ribuan seniman dari puluhan desa adat, Festival Culture of Ulun Danu Beratan ke-VI 2023 menempatkan seni, komunitas lokal, dan pesan pelestarian danau sebagai satu paket kegiatan yang mendukung citra pariwisata budaya di Kabupaten Tabanan.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.