Ekspor Nonmigas Bali 2025 Turun, Jan–Juli 2026 Naik Tipis
Ekspor nonmigas dengan provinsi asal barang Bali pada 2025 mencapai US$565,1 juta, turun 10,67 persen dibandingkan 2024. Namun, nilai kumulatif Januari–Juli 2026 naik tipis sekitar 1–1,3 persen secara tahunan.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Denpasar — Nilai ekspor nonmigas dengan provinsi asal barang Bali pada 2025 tercatat sebesar US$565,1 juta atau turun 10,67 persen dibandingkan 2024 yang mencapai US$632,6 juta, berdasarkan data Satu Data Perdagangan Kementerian Perdagangan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Data yang sama menunjukkan kontribusi Bali sekitar 0,21 persen terhadap total ekspor nonmigas nasional pada 2025.
Seri perkembangan tahunan ekspor nonmigas Bali 2021–2025 dalam satuan juta dolar Amerika Serikat adalah sebagai berikut:
- 2021: US$508,2 juta
- 2022: US$617,0 juta
- 2023: US$575,1 juta
- 2024: US$632,6 juta
- 2025: US$565,1 juta
Pola tersebut menunjukkan kenaikan pada 2022, penurunan pada 2023, pemulihan pada 2024, lalu kembali melemah pada 2025.
Kementerian Perdagangan mencatat tren rata-rata ekspor nonmigas Bali periode 2021–2025 sebesar 2,40 persen, dengan penurunan 10,67 persen pada 2025 dibandingkan 2024 dan pangsa 0,21 persen terhadap total ekspor nonmigas nasional.
Perkembangan Januari–Juli 2026
Untuk periode berjalan, data Satu Data Perdagangan menunjukkan nilai ekspor nonmigas Bali pada Januari–Juli 2026 sebesar US$326,5 juta.
Nilai tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat US$322,4 juta, setara kenaikan 1,26 persen.
Menurut tabel nasional ekspor nonmigas, total ekspor nonmigas Indonesia pada Januari–Juli 2026 sebesar US$160.012,0 juta.
Dengan perbandingan tersebut, pangsa Bali terhadap ekspor nonmigas nasional pada Januari–Juli 2026 sekitar 0,20 persen, lebih rendah dibandingkan pangsa tahunan 2025 sebesar 0,21 persen.
Data yang tersedia disajikan dalam bentuk kumulatif per tahun dan kumulatif Januari–Juli, sehingga perubahan per bulan tidak terlihat dalam tabel provinsi asal barang.
Rilis lain dari BPS Bali yang dikutip media lokal mencatat nilai ekspor kumulatif semester I 2026 sebesar sekitar US$326,48 juta, naik 1,16 persen dibandingkan periode Januari–Juli 2025 sekitar US$322,75 juta, mendukung arah tren kenaikan tipis yang tercermin dalam data Kementerian Perdagangan.
Definisi dan cakupan sektor
Dalam dokumentasi Satu Data Perdagangan, provinsi asal barang didefinisikan sebagai wilayah asal produksi barang ekspor.
Dengan demikian, angka ekspor nonmigas Bali menggambarkan nilai barang yang diproduksi di Bali dan diekspor ke luar negeri, terlepas dari pelabuhan muat yang digunakan.
Sektor nonmigas dalam kerangka statistik perdagangan mencakup ekspor di luar minyak mentah, hasil minyak, dan gas alam, termasuk produk pertanian, industri pengolahan, pertambangan, dan kelompok lainnya.
Konteks lima tahun
Selama periode 2021–2025, ekspor nonmigas Bali bergerak dari US$508,2 juta pada 2021, naik ke US$617,0 juta pada 2022, turun ke US$575,1 juta pada 2023, kemudian mencapai titik tertinggi lima tahun di US$632,6 juta pada 2024 sebelum turun ke US$565,1 juta pada 2025.
Penurunan pada 2025 membuat nilai tahunan kembali mendekati level 2021, meski masih lebih tinggi secara nominal.
Data kumulatif hingga Juli 2026 menunjukkan perbaikan terbatas dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kenaikan di kisaran 1–1,3 persen, tetapi belum menggambarkan capaian sepanjang tahun.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pariwisata
Kolam di Air Terjun Toya Bulan, Banyu Wana Amertha, dan Taman Sari
Sejumlah air terjun di Bali, seperti Toya Bulan di Bangli, Banyu Wana Amertha di Buleleng, dan Taman Sari di Gianyar, menawarkan kolam berendam bagi w…
Terbaru di Data Bali
Berita utama hari ini

Baca juga



