Ekonomi Bali Tumbuh 5,78 Persen, Diversifikasi Didorong
Ekonomi Bali tumbuh 5,78 persen pada triwulan II 2026, melampaui nasional 5,29 persen. Ketergantungan sekitar 66 persen pada pariwisata mendorong diversifikasi.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Ekonomi Bali tumbuh 5,78 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Data itu disampaikan dalam laporan dan pemberitaan terkait kondisi ekonomi Bali pada periode tersebut.
Pertumbuhan Bali meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 5,58 persen. Bank Indonesia menyebut pertumbuhan itu ditopang antara lain oleh konstruksi, pertanian, peternakan, perikanan, serta aktivitas pariwisata.
Diversifikasi menentukan ketahanan ekonomi Bali
Pariwisata masih menjadi kekuatan utama ekonomi Bali. Sekitar 66 persen ekonomi lokal berkaitan dengan hotel, restoran, sektor ikutannya, dan UMKM. Pada saat yang sama, lapangan usaha penyediaan akomodasi serta makanan dan minuman menyumbang 21,91 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali.
Komposisi tersebut membuat penguatan sektor lain tetap diperlukan. Pertanian, industri pengolahan, ekonomi kreatif, perdagangan, jasa profesional, dan sektor berbasis teknologi disebut perlu memperoleh ruang lebih besar. Diversifikasi bukan berarti mengurangi peran pariwisata, melainkan memperluas sumber pendapatan agar ekonomi daerah tidak terlalu rentan ketika kunjungan atau belanja wisatawan terganggu.
Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten/kota lain di Bali, perubahan yang perlu diperhatikan hari ini bukan tarif atau jadwal layanan, melainkan arah kebijakan ekonomi: peluang penguatan usaha di luar pariwisata, termasuk UMKM, pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Pendapatan Denpasar 2027 Turun Jadi Rp2,89 Triliun
Rancangan APBD 2027 Denpasar menurunkan pendapatan daerah sekitar Rp160,8 miliar dari APBD Perubahan 2026. Transfer pusat turun, sementara target paja…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga




