Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

Ekonomi Bali Tumbuh 5,78 Persen, Diversifikasi Didorong

Ekonomi Bali tumbuh 5,78 persen pada triwulan II 2026, melampaui nasional 5,29 persen. Ketergantungan sekitar 66 persen pada pariwisata mendorong diversifikasi.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara hamparan sawah hijau bertingkat dengan sebuah gubuk kecil di sudutnya.
Ilustrasi: Pemandangan udara hamparan sawah hijau bertingkat dengan sebuah gubuk kecil di sudutnya. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Denpasar — Ekonomi Bali tumbuh 5,78 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Data itu disampaikan dalam laporan dan pemberitaan terkait kondisi ekonomi Bali pada periode tersebut.

Pertumbuhan Bali meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat 5,58 persen. Bank Indonesia menyebut pertumbuhan itu ditopang antara lain oleh konstruksi, pertanian, peternakan, perikanan, serta aktivitas pariwisata.

Diversifikasi menentukan ketahanan ekonomi Bali

Pariwisata masih menjadi kekuatan utama ekonomi Bali. Sekitar 66 persen ekonomi lokal berkaitan dengan hotel, restoran, sektor ikutannya, dan UMKM. Pada saat yang sama, lapangan usaha penyediaan akomodasi serta makanan dan minuman menyumbang 21,91 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali.

Komposisi tersebut membuat penguatan sektor lain tetap diperlukan. Pertanian, industri pengolahan, ekonomi kreatif, perdagangan, jasa profesional, dan sektor berbasis teknologi disebut perlu memperoleh ruang lebih besar. Diversifikasi bukan berarti mengurangi peran pariwisata, melainkan memperluas sumber pendapatan agar ekonomi daerah tidak terlalu rentan ketika kunjungan atau belanja wisatawan terganggu.

Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten/kota lain di Bali, perubahan yang perlu diperhatikan hari ini bukan tarif atau jadwal layanan, melainkan arah kebijakan ekonomi: peluang penguatan usaha di luar pariwisata, termasuk UMKM, pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.