CDC AS Keluarkan Travel Health Notice Level 2 Zika untuk Bali
CDC Amerika Serikat menerbitkan Travel Health Notice Level 2 terkait risiko virus Zika di Bali pada 7 Agustus 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Denpasar — Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menerbitkan Travel Health Notice Level 2 terkait risiko virus Zika di Bali pada 7 Agustus 2026. Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan menyatakan belum menemukan kasus Zika terkonfirmasi berdasarkan surveilans rutin di fasilitas kesehatan.
Dalam pemberitahuan kesehatan perjalanan yang dirilis CDC dan disosialisasikan lewat Kedutaan Besar AS di Jakarta, lembaga itu menyebut adanya kasus Zika pada pelancong yang kembali dari Bali, Indonesia. Wisatawan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gigitan nyamuk dan penularan melalui hubungan seksual selama dan setelah perjalanan.
AS mengkategorikan peringatan tersebut sebagai Level 2 atau "practice enhanced precautions", yang berarti perjalanan ke Bali tidak dilarang tetapi wisatawan diminta menerapkan langkah pencegahan tambahan. CDC juga merekomendasikan perempuan hamil untuk menghindari perjalanan ke Bali selama pemberitahuan ini masih berlaku.
Pemprov Bali: Belum Ada Kasus Zika Terkonfirmasi
Menanggapi peringatan CDC, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan belum menemukan kasus Zika terkonfirmasi di wilayahnya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Nyoman Gede Anom, menyebut kesimpulan itu didasarkan pada surveilans rutin di seluruh kabupaten/kota dan rumah sakit di Bali.
"Berdasarkan data surveilans rutin dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota serta rumah sakit se-Bali, sampai saat belum ditemukan adanya kasus terkonfirmasi Zika di Provinsi Bali," kata Anom dalam pernyataan tertulis.
Pernyataan serupa juga disampaikan kepada media nasional, yang melaporkan bahwa dinas kesehatan dan Kementerian Kesehatan belum menerima laporan kasus Zika di Bali meski ada kenaikan kasus pada pelaku perjalanan yang kembali dari pulau tersebut.
Makna Travel Health Notice Level 2 CDC
Menurut penjelasan CDC yang dirangkum berbagai media, Level 2 berarti wisatawan diminta mempraktikkan kewaspadaan tambahan (practice enhanced precautions). Tingkat ini berada di bawah Level 3 yang mengimbau untuk mempertimbangkan kembali perjalanan tidak mendesak, dan Level 4 yang menyarankan untuk menghindari seluruh perjalanan.
Dalam pembaruan 7 Agustus 2026, CDC menyatakan kasus Zika dilaporkan pada pelancong yang kembali dari Bali. Lembaga tersebut meminta semua pelancong ke Bali:
- Mencegah gigitan nyamuk selama berada di Bali dan selama tiga minggu setelah kembali.
- Menerapkan langkah pencegahan penularan melalui hubungan seksual selama dan setelah perjalanan.
- Bagi perempuan hamil, menghindari perjalanan ke Bali; bila perjalanan tak dapat ditunda, mengikuti ketat seluruh rekomendasi pencegahan Zika.
Penguatan Surveilans dan Imbauan bagi Warga
Dinas Kesehatan Bali menyatakan akan memperkuat surveilans di fasilitas kesehatan sebagai respons atas peringatan tersebut. Penguatan itu mencakup pemantauan gejala yang mengarah ke infeksi Zika serta koordinasi dengan laboratorium rujukan untuk pemeriksaan penunjang.
Menurut penjelasan dinas kesehatan dan Kementerian Kesehatan, gejala Zika umumnya ringan dan meliputi ruam kulit, demam, mata merah, nyeri otot dan sendi, rasa lemah, serta sakit kepala. Gejala biasanya muncul setelah masa inkubasi beberapa hari dan berlangsung sekitar satu minggu.
Warga dan wisatawan yang mengalami gejala tersebut setelah bepergian dari atau berada di wilayah berisiko diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan serta menyampaikan riwayat perjalanan kepada tenaga medis.
Imbauan Kebersihan Lingkungan dan Pencegahan
Otoritas kesehatan Indonesia mendorong masyarakat menerapkan pemberantasan sarang nyamuk, antara lain dengan menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Penggunaan losion antinyamuk, kelambu, dan penghalau nyamuk lain juga dianjurkan, terutama bagi kelompok berisiko.
Sejumlah pejabat pariwisata lokal menyatakan peringatan CDC berpotensi memengaruhi persepsi keamanan kesehatan Bali di mata wisatawan asal Amerika Serikat. Namun, mereka menekankan bahwa pemerintah daerah dan otoritas kesehatan terus melakukan pemantauan rutin dan langkah pencegahan untuk menjaga kenyamanan wisatawan.
Sumber
- U.S. Embassy Jakarta – Health Alert, August 10, 2026
- IDN Times – CDC Terbitkan Travel Alert Level 2 Zika untuk Bali
- Deep Arrival – CDC Posts Level 2 Zika Notice for Bali, Indonesia Travel
- detikBali – AS Keluarkan Travel Warning Virus Zika di Bali, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus
- The Jakarta Post – Bali plays down Zika concerns after US issues travel health warning
Berita berikutnya
Koster Mulai Laksanakan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun
Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan pelaksanaan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 sebagai arah pembangunan jangka…

