Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

Cantiasa Serukan Mahasabha XIII PHDI Utamakan Kepentingan Umat

Ketua Panitia Mahasabha XIII PHDI, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, menekankan forum itu harus memprioritaskan kepentingan umat Hindu. Mahasabha dijadwalkan berlangsung 8–11 Oktober 2026 di Jakarta dengan sekitar 700 peserta.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Singaraja — Ketua Panitia Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, menyerukan agar forum itu mengutamakan kepentingan umat Hindu di atas kepentingan golongan. Mahasabha XIII dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di Jakarta, dengan sekitar 700 peserta dari berbagai daerah.

Cantiasa menyampaikan pesan itu pada Kamis, 17 September 2026, dalam laporan RRI. Ia menekankan bahwa PHDI harus menjadi rumah besar umat Hindu yang melindungi, mengayomi, dan memperjuangkan kepentingan seluruh umat Hindu di Indonesia.

Dalam laporan yang sama, Cantiasa meminta agar setiap keputusan yang lahir dari Mahasabha berpijak pada kepentingan umat, bukan kepentingan kelompok. Ia juga berharap forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan arah perjuangan umat Hindu.

Persiapan Mahasabha

Rencana pelaksanaan Mahasabha XIII dibahas dalam pertemuan panitia dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 10 September 2026 di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Sejumlah laporan media lokal menyebut pertemuan itu membahas kesiapan penyelenggaraan Mahasabha dan sinergi untuk menjawab persoalan keumatan.

Media lokal juga melaporkan bahwa Mahasabha XIII akan menjadi forum untuk memilih pengurus PHDI Pusat masa bakti 2026–2031. Agenda itu disebut mencakup pemilihan Ketua Umum Pengurus Harian, Ketua Sabha Walaka, dan Dharma Adhyaksa Sabha Pandita.

Selain agenda utama di Jakarta, panitia sebelumnya menggelar sejumlah forum diskusi pra-Mahasabha di daerah untuk menyerap aspirasi umat. Dalam laporan media lokal, forum-forum itu diarahkan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan keputusan Mahasabha XIII.

Mahasabha XIII juga disebut sebagai momentum konsolidasi umat Hindu untuk memperkuat toleransi dan kerukunan beragama. Cantiasa dalam beberapa kesempatan pra-Mahasabha menegaskan bahwa forum itu tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus menghasilkan keputusan yang punya dampak nyata bagi umat.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.