Bali Aktual

Jumat, 23 Oktober 2026

BMKG Prakirakan Bali Cerah dengan Suhu hingga 34 Derajat Celsius

BMKG memprakirakan Bali cerah hingga cerah berawan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius dan kondisi kering berlanjut hingga November.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan pantai berpasir dengan ombak laut, tebing, dan langit biru cerah berawan.
Ilustrasi: Pemandangan pantai berpasir dengan ombak laut, tebing, dan langit biru cerah berawan. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Denpasar — BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Kamis, 22 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan, dengan suhu tertinggi mencapai 34 derajat Celsius.

Prakiraan untuk Kabupaten Badung menunjukkan sejumlah kecamatan, termasuk Kuta (Badung), Kuta Selatan, Kuta Utara, Mengwi, dan Abiansemal, berada dalam kondisi cerah pada 22 Oktober. Suhu di beberapa wilayah Badung mencapai 32°C, sedangkan prakiraan BMKG untuk kecamatan di Kota Denpasar menunjukkan kondisi berawan dengan suhu hingga 31°C.

Balipost melaporkan suhu udara Bali berada pada kisaran 20-34 derajat Celsius. Tidak ada kabupaten/kota yang mendapatkan peringatan hujan dari ringan hingga ekstrem pada Kamis pukul 08.00 WITA sampai Jumat pukul 08.00 WITA. Angin timur-tenggara diprakirakan bergerak dengan kecepatan 4-32 kilometer per jam.

Cuaca kering berarti warga tetap perlu menyesuaikan aktivitas siang hari

Kondisi cerah dan kering membuat aktivitas luar ruang di Denpasar serta wilayah Badung tetap dapat berlangsung, tetapi paparan panas perlu diperhitungkan. Warga dan krama yang bekerja di luar ruangan dapat mengatur kegiatan pada jam yang lebih teduh, membawa air minum, dan memantau pembaruan prakiraan sebelum bepergian.

BMKG juga menyebut kondisi kering di sebagian besar Bali masih diprakirakan berlangsung hingga akhir musim kemarau atau masa peralihan menuju musim hujan, yang diprediksi paling awal sekitar November. Untuk wilayah pesisir selatan Bali, BMKG memperkirakan potensi gelombang hingga 3,0 meter, sehingga nelayan dan pengguna perairan perlu mengecek kondisi laut sebelum berangkat.

Perubahan bagi pembaca hari ini adalah tidak adanya peringatan hujan ringan hingga ekstrem dalam rentang prakiraan tersebut, sementara suhu dan gelombang laut tetap perlu menjadi pertimbangan untuk kegiatan luar ruang serta perjalanan laut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.