Bali Aktual

Sabtu, 31 Oktober 2026

Bali dan Korea Selatan Jajaki Kerja Sama Energi Bersih dan Kendaraan Listrik

Gubernur Bali Wayan Koster dan Duta Besar Korea Selatan membahas energi bersih, kendaraan listrik, teknologi digital, serta kota cerdas pada 24 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Mobil listrik putih terparkir dan mengisi daya di stasiun pengisian daya dalam ruangan.
Ilustrasi: Mobil listrik putih terparkir dan mengisi daya di stasiun pengisian daya dalam ruangan. · Foto: Jakub Zerdzicki / Pexels

Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster dan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu membahas penjajakan kerja sama energi bersih, kendaraan listrik, teknologi digital, dan kota cerdas pada 24 Oktober 2026 di Denpasar.

Mengapa ini penting: Kerja sama dan hibah tersebut mendukung pengembangan transportasi publik rendah emisi serta menambah infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Bali.

Pertemuan itu berlangsung dua hari setelah Pemerintah Korea Selatan menyerahkan hibah 11 bus listrik dan enam fasilitas pengisian daya kepada Pemerintah Provinsi Bali melalui proyek Bali E-Mobility. Informasi mengenai hibah tersebut disampaikan Bappenas pada 30 Oktober 2026.

Penjajakan kerja sama

Menurut Bali Post, Koster mendorong pengembangan energi bersih dan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Ia juga mengusulkan keterlibatan pihak ketiga dalam konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik agar masyarakat tidak menanggung biaya tambahan.

RRI melaporkan bahwa Koster berharap Korea Selatan mendukung kerja sama melalui transfer teknologi, investasi, dan penyediaan infrastruktur pengisian daya. Pembahasan juga mencakup teknologi digital dan pengembangan kota cerdas.

Hibah bus listrik

Bappenas menyatakan sebelas bus listrik itu dilengkapi enam pengisi daya cepat dan Sistem Manajemen Armada. Tiga pengisi daya ditempatkan di depo Dinas Perhubungan Provinsi Bali untuk pengisian malam hari, sedangkan tiga lainnya berada di GOR Ngurah Rai untuk operasional harian.

Proyek Bali E-Mobility merupakan kerja sama Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan. Bus tersebut akan memperkuat layanan transportasi publik rendah emisi di Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.