Bali Aktual

Jumat, 30 Oktober 2026

Koster Tugaskan Tim Hitung UMP Bali 2027 Berbasis KHL

Wayan Koster menugaskan tim khusus menghitung UMP Bali 2027 dengan basis tahun 2026 dan parameter KHL. Kajian ditargetkan selesai pada pertengahan November.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah kalkulator di atas kertas grafik garis pada meja kerja.
Ilustrasi: Sebuah kalkulator di atas kertas grafik garis pada meja kerja. · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster menugaskan tim khusus menghitung ulang Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2027 pada Jumat, 30 Oktober 2026, dengan menggabungkan parameter pengupahan dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

Pemerintah Provinsi Bali meninggalkan acuan basis tahun 2015 dan memakai basis tahun 2026 untuk penghitungan UMP Bali 2027. Kajian itu ditujukan untuk mencari besaran upah yang lebih baik bagi pekerja, dengan tetap memperhatikan kemampuan dan keberlanjutan dunia usaha.

Penugasan tersebut disampaikan Koster dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Bali 2027 di Denpasar. Proses penentuan besaran UMP ditargetkan rampung pada pertengahan November, sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49.

Perhitungan baru menentukan ruang kenaikan upah

Bagi pekerja dan pelaku usaha di Kota Denpasar serta kabupaten lain di Bali, perubahan basis penghitungan ini berarti angka UMP 2027 belum ditetapkan. Pemerintah masih menyusun kajian yang mempertemukan formula pengupahan dengan kebutuhan hidup layak, bukan hanya memakai satu parameter.

KHL adalah kebutuhan biaya hidup yang dijadikan salah satu pertimbangan dalam menentukan upah minimum. Dalam proses ini, parameter tersebut akan dibandingkan dengan ketentuan pengupahan dan kondisi keberlanjutan usaha.

Sumber laporan juga menyebut Pemerintah Provinsi Bali menyiapkan kajian formula agar UMP lebih mendekati KHL. Penetapan kebijakan pengupahan 2027 wajib dilakukan pada akhir November. Namun, laporan 30 Oktober menyebut target penyelesaian penghitungan berada pada pertengahan November.

Untuk pembaca hari ini, belum ada nominal UMP Bali 2027 yang dapat dijadikan patokan pembayaran. Perubahan yang sudah dipastikan adalah penggunaan basis tahun 2026 dan adanya tenggat kajian pada pertengahan November.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.