Bali Aktual

Sabtu, 31 Oktober 2026

Gubernur Bali Dorong Keamanan Ruang Digital untuk Lindungi Pariwisata

Gubernur Bali I Wayan Koster membuka webinar literasi digital di Denpasar pada 29 Oktober 2026. Polda Bali mencatat 1.583 pengaduan dugaan kejahatan siber sepanjang tahun ini.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ponsel pintar yang terlilit rantai besi dan gembok kombinasi angka di atas meja kayu.
Ilustrasi: Ponsel pintar yang terlilit rantai besi dan gembok kombinasi angka di atas meja kayu. · Foto: Towfiqu barbhuiya / Pexels

Denpasar — Gubernur Bali I Wayan Koster membuka Webinar Literasi Digital bertema Bali Aman Digital di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre, Denpasar, Kamis, 29 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Masyarakat Bali mendapat informasi tentang keamanan digital, sementara Polda Bali mencatat 1.583 pengaduan dugaan kejahatan siber sepanjang 2026.

Kegiatan itu diselenggarakan Polda Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali. Koster mengajak pemangku kepentingan menjaga keamanan dan kondusivitas ruang digital untuk melindungi masyarakat sekaligus mempertahankan citra Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

Menurut laporan Bali Post, webinar digelar secara hibrida. Direktur Reserse Siber Polda Bali Kombes Pol. Aszhari Kurniawan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi digital, memperkuat koordinasi pemerintah, Tentara Nasional Indonesia, dan Polri, serta mendorong keterlibatan pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan ruang digital Bali.

Portal Tribrata News melaporkan seminar itu dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Putra Widiastawa, jajaran forum koordinasi pimpinan daerah, rektor, mahasiswa, komunitas kreatif digital, perwakilan masyarakat, tokoh adat, dan pecalang se-Bali.

Dalam kegiatan tersebut, Pasma menyampaikan materi tentang ancaman penipuan daring. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran hadiah, investasi ilegal, dan tautan palsu. Polda Bali juga mendorong masyarakat melaporkan dugaan penipuan melalui kantor polisi terdekat atau layanan 110.

RRI melaporkan Polda Bali menerima 1.583 pengaduan dugaan kejahatan siber sepanjang 2026, dengan penipuan daring sebagai perkara yang paling banyak dilaporkan. Data itu disampaikan Pasma saat menjadi pembicara utama dalam webinar.

Webinar menghadirkan Rektor Universitas Primakara I Made Artana, Aszhari Kurniawan, Chairman CISSReC Pratama Dahlian Persadha, serta Kepala Bidang Persandian Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali I Putu Sundika.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.