TKD Dipotong Rp185 Miliar, Gianyar Jaga Layanan Kesehatan Gratis
Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra memastikan pemotongan Dana Transfer ke Daerah Rp185 miliar untuk tahun anggaran 2026 tidak mengganggu layanan kesehatan gratis.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Gianyar — Pemerintah Kabupaten Gianyar menegaskan pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp185 miliar untuk tahun anggaran 2026 tidak mengganggu program layanan kesehatan gratis bagi warga ber-KTP Gianyar.
Pernyataan itu sejalan dengan keterangan Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra yang menyebut kinerja fiskal daerah masih kuat karena dominasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga penyesuaian transfer pusat tidak mengubah program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam Rancangan Perubahan APBD Gianyar Tahun Anggaran 2026, pendapatan daerah direncanakan sebesar sekitar Rp3,414 triliun, sedangkan belanja daerah direncanakan sekitar Rp4,3 triliun, sehingga tercatat defisit sekitar Rp921,9 miliar yang ditutup melalui pembiayaan netto.
APBD 2026 dan posisi fiskal Gianyar
Bupati Mahayastra menyampaikan bahwa dalam Rancangan Perubahan APBD 2026, PAD diproyeksikan sekitar Rp2,431 triliun atau lebih dari 70 persen total pendapatan daerah, sementara pendapatan transfer sekitar Rp980 miliar dan pos lain-lain pendapatan daerah sekitar Rp3 miliar.
Pendapatan transfer dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 justru mengalami penurunan sekitar Rp30,7 miliar atau 1,72 persen dibandingkan APBD induk, bukan penurunan Rp185 miliar seperti disebutkan semula.
Belanja daerah dalam Rancangan Perubahan APBD 2026 direncanakan sekitar Rp4,3 triliun, turun sekitar Rp52,3 miliar dibanding proyeksi APBD induk yang sekitar Rp4,4 triliun. Defisit sekitar Rp921,9 miliar ditutup lewat pembiayaan, antara lain dari sisa lebih perhitungan anggaran dan pinjaman daerah sesuai penjelasan pemerintah kabupaten.
Layanan kesehatan gratis dan Bantuan Kesehatan
Salah satu program yang disebut tetap berjalan adalah layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Gianyar melalui skema Bantuan Kesehatan (BK).
Menurut laporan media lokal, warga cukup menunjukkan KTP Gianyar untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit daerah milik pemerintah kabupaten. Program BK diarahkan untuk menanggung pembiayaan kesehatan di luar jaminan yang diberikan melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Pemerintah kabupaten menganggarkan sekitar Rp14 miliar untuk Bantuan Kesehatan gratis pada 2026, yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan tanpa biaya di fasilitas kesehatan yang dikelola atau dimiliki pemerintah daerah. Angka ini lebih besar dari nilai Rp12 miliar yang sebelumnya disebut dalam sejumlah pemberitaan.
Dalam penjelasannya di forum DPRD, Mahayastra menegaskan pelaksanaan Program Bantuan Kesehatan tetap berjalan secara selektif dan akuntabel untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan pembiayaan di luar tanggungan JKN.
Pemotongan TKD dan respons pemerintah daerah
Pemotongan TKD Rp185 miliar dikonfirmasi Bupati Mahayastra dalam rapat paripurna pembahasan RAPBD 2026, saat ia menyebut Gianyar tidak menjadikan TKD sebagai satu-satunya penopang anggaran karena PAD kabupaten berada pada kategori tinggi dan mampu menutup dampak pemotongan.
Mahayastra menyatakan tidak ada program pemerintahannya yang terdampak signifikan, meski beberapa kegiatan disesuaikan prioritas atau volumenya. Ia menekankan belanja untuk kebutuhan mendasar seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas.
Pemerintah kabupaten juga menyampaikan bahwa Program Bantuan Kesehatan menjadi instrumen perlindungan pembiayaan bagi warga yang terdampak penonaktifan peserta bantuan iuran JKN, dengan koordinasi bersama 13 puskesmas dan dua rumah sakit daerah agar akses layanan tetap terjaga.
Dengan struktur APBD 2026 dan perubahan yang diajukan, pemerintah daerah menyatakan tetap optimistis kemampuan fiskal Gianyar cukup untuk mempertahankan layanan kesehatan gratis bagi warga ber-KTP Gianyar sepanjang tahun anggaran.
Sumber
- Detik Bali - Gianyar Targetkan Pendapatan Daerah Naik Jadi Rp 3,4 T di APBD Perubahan 2026
- RRI Denpasar - Bupati Gianyar, Mahayastra Sampaikan Rancangan Perubahan APBD TA 2026
- Bali Post - PAD Gianyar Naik 1,4 Persen, Defisit APBD Perubahan 2026 Ditutup Rp921,9 Miliar
- Tribun Bali - Pemotongan Transfer Pusat Rp185 Miliar, Tak Pengaruhi Program Kesehatan Gratis Gianyar
- Pemkab Gianyar - Sepakat, Pemkab Gianyar dan DPRD Sahkan Dua Perda
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pemerintahan
Pilkel Serentak Gianyar Digelar di 26 Desa, 61 Calon Berebut 145.499 Pemilih
Pemilihan perbekel serentak di Kabupaten Gianyar digelar Minggu, 20 September 2026, di 26 desa. Sebanyak 61 calon bersaing dalam 322 TPS dengan daftar…
Terbaru di Pemerintahan
Berita utama hari ini

Baca juga




