Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

Pertamina Bangun Jaringan Pipa Air Bersih bagi 200 KK di Ulakan

Pertamina Patra Niaga membangun jaringan pipa air bersih sekitar lima kilometer di Desa Ulakan, Karangasem, melalui program TJSL.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Karangasem — PT Pertamina Patra Niaga membangun jaringan pipa air bersih sepanjang sekitar lima kilometer untuk memasok kebutuhan air bersih sekitar 200 kepala keluarga di Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bantuan jaringan pipanisasi itu dipasang secara gotong royong melalui Kelompok Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KPSPAMS) Telaga Masari Desa Ulakan.

Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara, Ahad Rahedi, menyatakan perusahaan membantu masyarakat menyediakan sarana penampungan air bersih, jaringan pipanisasi, dan distribusinya.

Pemetaan kebutuhan air bersih

Sebelum pembangunan jaringan pipa di Ulakan, Pertamina Patra Niaga melakukan pemetaan sosial untuk menentukan wilayah yang membutuhkan fasilitas air bersih.

Pemetaan tersebut mempertimbangkan kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat, termasuk dampak musim kemarau terhadap ketersediaan air bersih.

Pemanfaatan jaringan pipa di Ulakan ditujukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar, seperti memasak, mencuci, dan mandi, terutama saat pasokan air menurun ketika kemarau.

Perbekel Ulakan I Ketut Sumendra dalam laporan media lokal mengapresiasi bantuan tersebut dan mengajak warga menjaga jaringan pipa agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Karangasem rawan krisis air bersih

Kabupaten Karangasem menjadi salah satu wilayah di Bali yang rawan mengalami krisis air bersih saat puncak musim kemarau.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, puluhan desa di tujuh kecamatan berpotensi mengalami kekeringan dan kesulitan akses air bersih saat musim kemarau.

Pemkab Karangasem dan BPBD melaporkan sejumlah desa di Kecamatan Kubu, Abang, dan Karangasem sebagai daerah yang paling rentan kekurangan air bersih.

Pemerintah daerah dan BPBD menyalurkan air bersih menggunakan truk tangki ke desa-desa terdampak serta mendorong warga melapor melalui perangkat desa ketika pasokan air rumah tangga habis.

Di tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi Bali mencatat pendistribusian ratusan ribu liter air bersih ke berbagai dusun di Karangasem dan kabupaten lain yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau.

Program TJSL Pertamina di sektor air bersih

Pertamina menyebut program TJSL di bidang air bersih dan sanitasi sebagai bagian dari upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya akses air bersih dan sanitasi layak.

Melalui berbagai program air bersih, jaringan pipa dan sarana penampungan dibangun di sejumlah daerah yang menghadapi keterbatasan pasokan air, termasuk di Karangasem.

Di Karangasem, inisiatif seperti pembangunan jaringan pipa di Desa Ulakan melengkapi upaya pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan yang menyalurkan air bersih dengan mobil tangki ke desa-desa terdampak krisis air.

Keberlanjutan layanan air bersih di Ulakan akan bergantung pada ketersediaan sumber air baku, pemeliharaan jaringan pipa oleh KPSPAMS Telaga Masari, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.