Pemprov Bali dan Pertamina Percepat Distribusi BBM 24 Jam
Pemprov Bali dan Pertamina menyepakati pembukaan depo serta SPBU selama 24 jam secara bertahap di empat wilayah. Pertamina menambah tenaga dan armada distribusi BBM.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — Pemerintah Provinsi Bali dan Pertamina menyepakati operasional depo dan SPBU selama 24 jam secara bertahap mulai 14 Oktober 2026 di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.
Kesepakatan itu menjadi bagian dari langkah mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) ketika antrean masih terjadi di sejumlah SPBU. Pertamina juga diminta menambah tenaga operasional dan armada agar penyaluran dari depo menuju SPBU berjalan lebih cepat.
Fuel Terminal Sanggaran dan Integrated Terminal Manggis dioperasikan selama 24 jam. Pertamina Patra Niaga menyiagakan 108 mobil tangki dengan dukungan 465 awak mobil tangki, serta mengoperasikan 66 SPBU selama 24 jam di Denpasar dan Badung.
Yang berubah bagi pembaca di Bali
Bagi pengendara di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan, perubahan utamanya adalah perluasan jam layanan SPBU secara bertahap, bukan perubahan tarif BBM. Pertamina menyatakan langkah ini ditujukan untuk memperluas akses layanan dan membantu mengurai antrean.
Pada tahap awal, layanan 24 jam mulai diterapkan di Denpasar dan Badung. Tabanan dan Gianyar menyusul dalam satu hingga dua hari ke depan. Daftar SPBU dan pelaksanaannya dapat berubah mengikuti kondisi distribusi di lapangan.
Pembaca yang hendak mengisi BBM hari ini perlu memperhatikan pengumuman stok dan status operasional di SPBU tujuan. Pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU juga dapat diberlakukan untuk mendukung kelancaran pengiriman dan pelayanan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Kabupaten/Kota
Koster Kerahkan TNI Bantu SPBU 24 Jam di Denpasar dan Badung
Gubernur Bali Wayan Koster menyebut TNI membantu operasional SPBU pada malam hari setelah layanan diperpanjang menjadi 24 jam. Sebanyak 50 SPBU telah…
Terbaru di Pemerintahan

Baca juga




