Pemkab Gianyar Percepat Perbaikan Jalan Kabupaten via Belanja Modal
Pemkab Gianyar memprioritaskan percepatan perbaikan jalan kabupaten dan infrastruktur penunjang, dengan memanfaatkan belanja modal APBD 2025.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Gianyar — Pemerintah Kabupaten Gianyar memprioritaskan percepatan perbaikan jalan kabupaten sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung perekonomian daerah, dengan memanfaatkan porsi belanja modal dalam APBD tahun anggaran 2025.
Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun menyampaikan komitmen itu dalam sidang DPRD Gianyar ketika menjawab pandangan umum fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban APBD 2025 pada awal Juli 2026. Menurut dia, pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap percepatan perbaikan jalan kabupaten sebagai respons atas masukan mengenai infrastruktur.
Dalam penjelasan di hadapan DPRD, Agung Mayun menyebut bahwa percepatan perbaikan jalan kabupaten dilaksanakan bersama dengan penguatan infrastruktur irigasi subak, pembangunan jalan usaha tani, dan pembenahan infrastruktur penunjang pariwisata. Menurut pemberitaan lain, perbaikan jalan dan infrastruktur itu sudah mulai dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Fokus pada infrastruktur dasar dan ekonomi daerah
Agung Mayun menjelaskan, pemerintah kabupaten memandang infrastruktur jalan sebagai unsur penting pembangunan wilayah dan kelancaran kegiatan ekonomi daerah. Perbaikan jalan kabupaten diposisikan untuk menunjang mobilitas warga, distribusi barang, dan akses menuju kawasan pariwisata.
Selain infrastruktur fisik, pemerintah daerah menyatakan belanja APBD diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat, antara lain pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah, perlindungan sosial, pelestarian budaya dan lingkungan, serta reformasi birokrasi.
Belanja modal Rp825 miliar untuk infrastruktur
Dalam laporan keuangan yang disampaikan bersama pembahasan pertanggungjawaban APBD 2025, belanja daerah Gianyar tercatat Rp3,17 triliun, dengan Rp825 miliar dialokasikan sebagai belanja modal. Belanja modal ini antara lain digunakan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi.
Pemerintah daerah menyebut belanja modal sebagai salah satu instrumen pembiayaan yang relevan untuk memperkuat infrastruktur dasar, termasuk jaringan jalan kabupaten dan irigasi yang mendukung sektor pertanian dan pariwisata.
Dalam kesempatan berbeda, Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah dalam APBD 2025 mencapai Rp3,18 triliun atau 96,65 persen dari target Rp3,29 triliun. Realisasi belanja daerah tahun yang sama tercatat Rp3,30 triliun atau 77,46 persen dari rencana Rp4,26 triliun, dengan belanja modal sekitar Rp881,52 miliar. Angka ini menunjukkan adanya ruang fiskal yang digunakan untuk penguatan infrastruktur.
Opini WTP dan komitmen pengelolaan keuangan
Pengelolaan keuangan daerah Gianyar mendapat pengakuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali. Dalam pengelolaan keuangan tahun anggaran 2024, Pemerintah Kabupaten Gianyar kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang menjadi capaian ke-11 secara berturut-turut. Opini tersebut menunjukkan laporan keuangan disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan dan diungkapkan secara memadai.
Siaran pers BPK RI menyebut seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Bali, termasuk Gianyar, memperoleh opini WTP atas laporan keuangan tahun 2023. Pemerintah kabupaten menyatakan akan menindaklanjuti rekomendasi BPK untuk mempertahankan kualitas pengelolaan keuangan.
Dengan dasar pengelolaan keuangan yang dinilai wajar tanpa pengecualian, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk mengarahkan belanja modal ke infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi, terutama jalan kabupaten, irigasi subak, jalan usaha tani, dan fasilitas penunjang pariwisata.
Sumber
Berita berikutnya

Disdikbudpora Klungkung Rancang Retret Kepala Sekolah dengan TNI
Disdikbudpora Klungkung merancang retret bagi sekitar 155 kepala sekolah SD dan SMP dengan menggandeng TNI untuk latihan fisik.
Baca juga



