ARMA Fest 2026 Libatkan Ratusan Seniman Muda di Ubud
ARMA Fest 2026 di Ubud digelar pada 19–20 September 2026 di Agung Rai Museum of Art.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca Diperbarui
Ubud — ARMA Fest 2026 di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, menjadi ajang seni dan budaya yang melibatkan ratusan seniman lintas generasi dengan menonjolkan tema tradisi yang hidup di tengah generasi muda.
Festival keempat ini digelar di kompleks Agung Rai Museum of Art (ARMA) pada 19–20 September 2026, bertepatan dengan perayaan tiga dekade perjalanan museum sebagai ruang seni dan budaya di Ubud.
Ketua ARMA Fest 2026 I Made Sutama menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini diisi lokakarya, pertunjukan seni tradisional, dan kompetisi yang mengangkat praktik budaya Bali dalam format yang dapat diikuti generasi sekarang.
Melibatkan Generasi Muda
Menurut laporan Tatkala.co, energi anak muda menjadi salah satu penopang utama suasana ARMA Fest 2026, terutama dalam lomba baleganjur ngarap yang berlangsung di panggung terbuka ARMA pada hari pertama festival, Sabtu, 19 September 2026.
Lomba baleganjur ngarap itu diikuti sembilan sekaa baleganjur dari berbagai wilayah di Bali, yang tampil bergantian selama dua hari pelaksanaan festival.
Detik Bali mencatat ARMA Fest 2026 menampilkan workshop hingga pertunjukan seni tradisional oleh ratusan seniman Bali di Museum ARMA, Jalan Raya Pengosekan, Ubud.
Festival ini dirancang sebagai ruang pertemuan antara seniman, komunitas, dan generasi muda, sekaligus memperlihatkan bagaimana tradisi dapat terus hidup melalui partisipasi aktif anak-anak, pelajar, pemuda, dan seniman dewasa.
Rangkaian Kegiatan ARMA Fest 2026
Detik Bali melaporkan ARMA Fest 2026 menghadirkan workshop megendang dan kompetisi baleganjur sebagai salah satu rangkaian utama.
Tatkala.co menambahkan, selain lomba baleganjur ngarap, festival juga diisi kegiatan melukis spontan, workshop melukis gaya Keliki bersama komunitas Baturulang, serta permainan tradisional yang melibatkan anak-anak dari Sanggar ARMA Kumara Sari.
Informasi pra-festival yang dimuat sejumlah panduan acara wisata menyebut ARMA Fest 2026 sebagai festival seni yang menampilkan pameran dan pertunjukan budaya, dengan fokus pada tradisi dan kreativitas kontemporer di lingkungan ARMA Museum & Resort.
Menurut Detik Bali, tema yang diangkat pada penyelenggaraan tahun ini adalah "A Living Tradition", yang menekankan pelaksanaan seni tradisional secara utuh dan tetap berakar pada praktik budaya Bali.
Skala Keterlibatan Seniman
Detik Bali mencatat ARMA Fest 2026 diramaikan oleh 895 seniman dan penampil dari berbagai wilayah di Bali, termasuk dari desa-desa di Kecamatan Ubud dan wilayah lain seperti Ungasan di Kuta Selatan.
Tatkala.co menggambarkan bahwa secara keseluruhan festival ini melibatkan hampir seribu seniman dari beragam komunitas dan latar belakang seni, yang hadir dalam bentuk penampilan, workshop, maupun kegiatan pendukung lainnya.
Sejumlah panduan festival menyebut ARMA Fest 2026 sebagai salah satu agenda seni utama di Ubud pada September 2026, dengan tawaran pengalaman pariwisata budaya bagi wisatawan yang tertarik pada warisan seni Bali.
Museum ARMA dan Pariwisata Budaya
ARMA Museum & Resort dikenal sebagai salah satu pusat seni dan budaya di Ubud yang secara rutin menyelenggarakan program tari dan musik tradisional di panggung terbuka.
Panduan budaya lokal mencatat bahwa pertunjukan tari tradisional di museum tersebut berlangsung terkurasi dan menjadi bagian dari kalender seni Ubud, yang melibatkan seniman lokal dalam format pertunjukan yang teratur.
Dalam konteks perayaan 30 tahun ARMA, ARMA Fest 2026 menjadi salah satu puncak kegiatan yang memadukan pameran, lokakarya, dan pertunjukan, sekaligus menguatkan posisi museum sebagai ruang pariwisata budaya yang mengutamakan seni dan tradisi Bali.
Sumber
- Detik Bali - ARMA Fest 2026 Dimulai, 895 Seniman Bali Unjuk Gigi
- Tatkala.co - Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026
- Bali Gid - Festivals September Bali 2026 (ARMA Fest 2026 section)
- EmbodyList - Ubud events: yoga, dance & bodywork (ARMA Fest 2026 entry)
- The Bali Sun - Bali's Most Famous Art And Culture Museum Celebrates 30 Years Of Inspiring Tourists
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pariwisata
Kolam di Air Terjun Toya Bulan, Banyu Wana Amertha, dan Taman Sari
Sejumlah air terjun di Bali, seperti Toya Bulan di Bangli, Banyu Wana Amertha di Buleleng, dan Taman Sari di Gianyar, menawarkan kolam berendam bagi w…
Terbaru di Pariwisata
Berita utama hari ini

Baca juga




