Parade Budaya Jembrana 2026 Tutup Semarak HUT ke-131 Kota Negara
Parade Budaya Jembrana 2026 bertema "Taman Sari Bhinneka Tunggal Ika" digelar Minggu, 23 Agustus 2026 sebagai penutup Semarak Festival Jembrana dalam peringatan HUT ke-131 Kota Negara, menonjolkan keberagaman budaya nusantara dan tradisi…
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Negara — Parade Budaya Jembrana tahun 2026 ditetapkan sebagai acara penutup rangkaian Semarak Festival Jembrana dalam peringatan HUT ke-131 Kota Negara, dan digelar pada Minggu, 23 Agustus 2026 dengan tema Taman Sari Bhinneka Tunggal Ika yang menonjolkan keberagaman budaya nusantara.
Menurut laporan Tribun Bali, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara menjelaskan parade ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan penampilan kesenian dan tradisi yang ada di Kabupaten Jembrana dari setiap kecamatan. Ia menyebut pelaksanaan Parade Budaya 2026 menggunakan rute yang sama seperti tahun sebelumnya, dimulai dari Jalan Gatot Subroto di depan Puri Negara dan berakhir di simpang Tugu Adipura.
Tribun Bali juga mencatat parade akan dimulai pada pukul 16.00 WITA. Sementara itu, laporan RRI Singaraja menyebut parade yang mengangkat tema “Taman Sari, Bhinneka Tunggal Ika” mulai bergerak dari Puri Negara sekitar pukul 15.40 WITA dan berakhir di Tugu Adipura sekitar pukul 19.45 WITA. Perbedaan waktu mulai ini tidak mengubah keterangan bahwa kegiatan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus 2026 dengan rute pusat kota Negara.
Rute dan peserta institusi
Menurut Tribun Bali, rute Parade Budaya 2026 menggunakan jalur perkotaan dimulai dari Jalan Gatot Subroto atau depan Puri Negara, kemudian menuju timur hingga finis di simpang Tugu Adipura. RRI Singaraja menegaskan garis awal berada di Puri Negara, Kelurahan Banjar Tengah, dan garis akhir di Tugu Adipura, Kelurahan Dauhwaru.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara menyampaikan bahwa pihaknya mengundang sejumlah institusi pendidikan untuk berpartisipasi. Tribun Bali menyebut Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana di Pengambengan menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan siap ikut serta. Selain itu, pemerintah daerah juga mengirim undangan kepada kabupaten dan kota lain di Bali, meski partisipasi dari luar Jembrana bergantung pada agenda serupa di daerah masing-masing.
Representasi keberagaman
Dalam laporan Tribun Bali, Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana direncanakan tampil sesuai tema Bhinneka Tunggal Ika dengan menampilkan perwakilan dari setiap provinsi di Indonesia. Pejabat dinas pariwisata setempat menyebut kampus tersebut akan menggunakan pakaian Bhinneka Tunggal Ika yang mewakili 38 provinsi di Indonesia sebagai bagian dari atraksi parade. Konsep ini ditempatkan sebagai simbol keberagaman yang berpadu dengan tradisi lokal Jembrana.
Festival Semarak Jembrana sendiri tercatat sebagai rangkaian kegiatan tahunan yang dikaitkan dengan perayaan HUT Kota Negara, meliputi festival kesenian, festival makanan, parade kesenian budaya, dan festival pakaian adat nusantara. Parade Budaya Nusantara bertema Taman Sari Bhinneka Tunggal Ika menjadi puncak pesta rakyat di jalan utama Kota Negara pada 23 Agustus 2026.
Konteks HUT Kota Negara dan mekepung
Pemerintah Kabupaten Jembrana menjadikan Festival Semarak Jembrana sebagai wadah untuk menampilkan identitas budaya daerah sekaligus menarik kunjungan wisata. Dalam rangka HUT ke-131 Kota Negara, agenda budaya tidak hanya berupa parade, tetapi juga kegiatan lain seperti Festival Mekepung.
Laporan Bali Tribune mencatat Festival Mekepung Jembrana 2026 diikuti 268 pasang kerbau dari dua regu, yakni Ijogading Barat dan Ijogading Timur, dan digelar pada 23 Agustus 2026 di Sirkuit All In One, Desa Pengambengan. Lomba mekepung ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tradisi karapan kerbau sebagai identitas budaya Jembrana dan daya tarik wisata.
Sejumlah pemberitaan lain mengenai agenda mekepung dan festival di Sirkuit All In One pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan pola pemanfaatan tradisi lokal sebagai atraksi wisata, sehingga parade budaya dan mekepung diposisikan sebagai paket kegiatan dalam kalender perayaan HUT Kota Negara.
Sumber
- Tribun Bali - "Parade Budaya Jembrana Penutup Semarak Festival Jembrana, Optimalkan Penampilan Kesenian Tradisi"
- RRI Singaraja - "Parade Budaya Jembrana Berlangsung Meriah, Polisi Kawal Ribuan Warga"
- Suara Jembrana - "Semangat Ngayah, Festival Semarak Jembrana 2026 Tetap Meriah"
- Pemkab Jembrana - "Masikian Festival ditutup, ST. Kembang Sari Desa ..."
- Bali Tribune - "Aksi Kembang-Ipat Jajal Ketatnya Lintasan Makepung"
- Bali Travel News - "Kabupaten Jembrana di Bali, Identik dengan Makepung. Sebuah Tradisi Karapan Kerbau"
- Bali Puspa News
Berita berikutnya

Kolam di Air Terjun Toya Bulan, Banyu Wana Amertha, dan Taman Sari
Sejumlah air terjun di Bali, seperti Toya Bulan di Bangli, Banyu Wana Amertha di Buleleng, dan Taman Sari di Gianyar, menawarkan kolam berendam bagi w…
Baca juga


