Bali Aktual

Sabtu, 10 Oktober 2026

Multifinance Day 2026 Diikuti 26 Perusahaan di Denpasar

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia menggelar Multifinance Day 2026 di Living World Denpasar pada 9–11 Oktober. Kegiatan ini diikuti 26 perusahaan dan memuat edukasi keuangan serta UMKM.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan seseorang menggunakan kalkulator di atas kertas grafik keuangan di meja kerja.
Ilustrasi: Tangan seseorang menggunakan kalkulator di atas kertas grafik keuangan di meja kerja. · Foto: RDNE Stock project / Pexels

Living World Denpasar — Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia menggelar Multifinance Day 2026 di Main Atrium Living World Denpasar pada 9 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung hingga 11 Oktober 2026 dan diikuti 26 perusahaan pembiayaan.

Mengapa ini penting: Masyarakat dan pelaku UMKM Bali dapat memperoleh informasi layanan pembiayaan serta edukasi keuangan selama acara berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.

Menurut NusaBali dan Metro TV, acara tersebut memperkenalkan produk pembiayaan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai perencanaan keuangan, kewajiban debitur, perlindungan konsumen, dan pentingnya menjaga data pribadi. Tema kegiatan itu adalah “Bijak Berutang, Hidup Sejahtera”.

APPI menyebut penyelenggaraan di Bali merupakan pelaksanaan Multifinance Day ke-10 sejak kegiatan itu dimulai pada 2016. APPI juga menargetkan 8.000 pengunjung bertransaksi dengan perusahaan pembiayaan yang berpartisipasi.

Selama kegiatan berlangsung, 26 perusahaan memberikan informasi mengenai layanan pembiayaan. Acara tersebut juga memuat program untuk memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah serta rangkaian kegiatan interaktif bagi pengunjung.

Nilai pembiayaan di Bali pada 2025 disebut berada di kisaran Rp12 triliun. Angka itu disampaikan dalam pemberitaan NusaBali dan Bali Post terkait pelaksanaan Multifinance Day 2026.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa serta Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bali, I Made Budi Adiana, mengatakan industri pembiayaan diharapkan mendukung sektor produktif, termasuk kendaraan listrik, pertanian organik, energi bersih, dan pengelolaan sampah. Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan acara pada 9 Oktober 2026.

Selain edukasi dan pengenalan layanan pembiayaan, rangkaian kegiatan mencakup program tanggung jawab sosial perusahaan dan sejumlah aktivitas yang melibatkan masyarakat Bali, menurut Bali Post.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.