Irdam IX/Udayana Tinjau Jembatan Perintis Garuda Saba Gianyar
Inspektur Kodam IX/Udayana Brigjen TNI Muhamad Dariyanto meninjau Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba, Gianyar, pada 18 September 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Gianyar — Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhamad Dariyanto meninjau kondisi Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Jumat, 18 September 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan jembatan yang menjadi bagian program strategis nasional tetap fungsional dan aman digunakan masyarakat.
Menurut laporan RRI Denpasar, rombongan Irdam IX/Udayana setibanya di lokasi langsung mengecek bagian konstruksi serta lingkungan di sekitar jembatan. Pemeriksaan menyeluruh ini ditujukan untuk melihat kondisi fisik bangunan pasca diresmikan dan digunakan secara rutin oleh warga.
RRI menyebut peninjauan dilakukan terhadap jembatan yang sebelumnya dibangun jajaran TNI dan pemerintah daerah untuk membuka akses warga Desa Saba yang semula terbatas. Jembatan Perintis Garuda menghubungkan wilayah di Desa Saba dan menjadi jalur penting bagi mobilitas penduduk setempat.
Pemeriksaan dan rombongan
Peninjauan Irdam IX/Udayana di Desa Saba didampingi unsur komando kewilayahan. RRI Denpasar melaporkan hadir Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, Danramil 1616-04/Blahbatuh Kapten Inf I Wayan Artawan, Pasiter Kodim 1616/Gianyar Kapten Kav Athar, serta Perbekel Desa Saba I Ketut Redana.
Dalam rombongan Irdam IX/Udayana turut serta Irdya Ops Kodam IX/Udayana Letkol Chk I Nyoman Arta Wijaya dan personel Sub Zibang Gianyar. Kehadiran unsur teknis ini berkaitan dengan pemeriksaan fisik jembatan dan lingkungan sekitarnya.
RRI menulis, dalam kesempatan itu Dandim 1616/Gianyar memaparkan proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda sejak awal hingga peresmian, serta menyampaikan kondisi terkini berdasarkan pemantauan di lapangan. Irdam IX/Udayana kemudian memberikan arahan terkait pemeliharaan jembatan agar tetap memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan bagi pengguna.
Peran Jembatan Perintis Garuda
Sejumlah pemberitaan sebelumnya menyebut Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba dibangun sebagai bagian program strategis nasional yang dikerjakan jajaran Kodam IX/Udayana bersama pemerintah daerah. Jembatan sepanjang sekitar 10 meter dengan lebar 3 meter itu menghubungkan dua wilayah adat di Desa Saba dan menjadi akses penting bagi aktivitas harian warga.
Media lokal menggambarkan kehadiran jembatan sebagai penghubung utama warga yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses. Infrastruktur ini disebut memperkuat konektivitas dan mendukung pergerakan ekonomi masyarakat Desa Saba.
Dalam peresmian pada akhir Juli 2026, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian upaya menghadirkan infrastruktur untuk membantu masyarakat desa mengatasi persoalan aksesibilitas. Peninjauan oleh Irdam IX/Udayana pada September 2026 melanjutkan perhatian terhadap keberlanjutan fungsi jembatan tersebut.
Informasi teknis dan tindak lanjut
Laporan RRI mengenai peninjauan Irdam IX/Udayana di Jembatan Perintis Garuda Saba tidak merinci temuan teknis pemeriksaan maupun tingkat kerusakan pada konstruksi jembatan. Keterangan mengenai kebutuhan perbaikan, jadwal pengerjaan, atau pengaturan lalu lintas belum disampaikan dalam pemberitaan tersebut.
RRI hanya menegaskan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan jembatan yang termasuk infrastruktur strategis nasional tetap fungsional dan aman digunakan masyarakat. Informasi lebih rinci mengenai hasil pemeriksaan maupun rencana tindak lanjut masih menunggu penjelasan instansi teknis atau pemerintah daerah yang berwenang.
Konteks pembangunan
Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026. Peresmian dilakukan Pangdam IX/Udayana dan dihadiri Gubernur Bali serta Bupati Gianyar. Setelah peresmian, jembatan digunakan secara rutin oleh warga dan menjadi jalur alternatif yang memperpendek waktu tempuh antara dua kawasan di Desa Saba.
Peninjauan Irdam IX/Udayana pada 18 September 2026 menjadi bagian dari rangkaian pengawasan terhadap infrastruktur yang dibangun melalui kerja sama TNI dan pemerintah daerah. Kunjungan tersebut menyoroti pentingnya pemeliharaan berkala agar jembatan tetap menunjang mobilitas dan kegiatan ekonomi masyarakat Desa Saba.
Sumber
- RRI Denpasar - Irdam IX/Udayana Tinjau Kondisi Jembatan Perintis Garuda Saba
- Bali Tribune - Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba
- DetikBali - Jembatan Perintis Garuda Rampung, Jadi Jalur Alternatif Bagi 100 Warga
- Warta Bali Online - Koster Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden Prabowo, Jembatan Garuda Perintis Akhiri Isolasi Warga Saba
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
ARMA Fest 2026 Libatkan Ratusan Seniman Muda di Ubud
ARMA Fest 2026 di Ubud digelar pada 19–20 September 2026 di Agung Rai Museum of Art.
Terbaru di Kabupaten/Kota

Baca juga



