Bali Aktual

Minggu, 8 November 2026

Desa Adat Sigaran Lanjutkan Padudusan Agung hingga Desember

Rangkaian Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung di Desa Adat Sigaran, Abiansemal, Badung, berlanjut bertahap setelah puncak upacara pada 2 November hingga 16 Desember 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Gerbang kori agung pura tradisional Bali dari batu berukir dengan pintu keemasan dan patung.
Ilustrasi: Gerbang kori agung pura tradisional Bali dari batu berukir dengan pintu keemasan dan patung. · Foto: Veronika Andrews / Pexels

Mangupura — Rangkaian upacara Desa Adat Sigaran Mekar Bhuwana di Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, berlangsung sampai 16 Desember 2026.

Rangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Padudusan Agung, Menawa Ratna, Ngusaba Desa, dan Ngusaba Nini digelar di Pura Desa serta Pura Puseh. Puncak Piodalan Padudusan Agung berlangsung pada Senin, 2 November 2026.

Kegiatan ini melibatkan krama Desa Adat Sigaran. Pelaksanaannya dipuput oleh tiga sulinggih, yaitu Ida Pedanda Gede Griya Cau Belayu, Ida Pedanda Gede Gria Dalem Sibanggede, dan Ida Pedanda Ulun Uma. Rangkaian karya dimulai pada 27 Agustus 2026 dan dilaksanakan bertahap sesuai tata cara upacara.

Tahapan yang meliputi atur piuning, dharma wacana, nyukat genah, melaspas, nyengker setra, netegan nyangling, mendak tirta, hingga yasa kerti berlangsung di Pura Desa dan Pura Puseh sebagai lokasi utama pelaksanaan karya di Desa Adat Sigaran Mekar Bhuwana.

Rangkaian upacara masih berjalan sampai 16 Desember

Jadwal karya belum berakhir setelah puncak upacara pada 2 November 2026. Tahapan berikutnya tetap berlangsung secara bertahap hingga 16 Desember 2026.

Karya di Pura Puseh Desa Adat Sigaran juga mencakup Ngudaba Desa dan Ngusaba Nini yang berlandaskan Tawur Balik Sumpah Utama. Pelaksanaan tersebut menjadi bagian dari kegiatan keagamaan dan pelestarian adat serta tradisi Hindu Bali.

Seluruh rangkaian melibatkan pangempon pura yang terdiri dari 109 paon, mencakup 430 kepala keluarga atau 2.425 jiwa. Setelah puncak Piodalan Padudusan Agung, krama Desa Adat Sigaran melanjutkan tahapan upacara sampai seluruh rangkaian selesai pada 16 Desember 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Budaya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.