Denpasar City Expo Jadi Bagian Rakerkomwil IV APEKSI di Sanur
Denpasar City Expo menjadi bagian dari rangkaian Rakerkomwil IV APEKSI di Sanur. Kegiatan ini menampilkan produk binaan Dekranasda Denpasar dan mempertemukan pelaku usaha dari 13 kota peserta.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Pemerintah Kota Denpasar menampilkan Denpasar City Expo sebagai bagian dari rangkaian Rapat Kerja Komisariat Wilayah IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di kawasan Sanur, Denpasar, pada 2026. Pameran itu mempertemukan pelaku usaha dari sejumlah kota anggota komisariat wilayah IV dengan pelaku usaha binaan Dekranasda Denpasar.
Dalam agenda yang diumumkan Pemerintah Kota Denpasar pada Mei 2026, Rakerkomwil IV APEKSI diikuti 13 kota dan disertai Denpasar City Expo sebagai ruang promosi produk unggulan daerah. Sejumlah sumber lokal juga memberitakan pembukaan dan rangkaian kegiatan APEKSI di Sanur, termasuk pemanfaatan expo untuk memperkenalkan potensi ekonomi tiap kota peserta.
Di stan Denpasar, peserta menampilkan produk binaan Dekranasda yang meliputi fesyen, kriya, tenun, dan kuliner. Kegiatan ini diarahkan untuk memberi ruang promosi bagi usaha kecil, menengah, dan industri kecil menengah dari Denpasar maupun dari kota peserta lain.
Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa sebelumnya menyebut forum APEKSI penting untuk memperkuat sinergi antarkota dan mendorong promosi potensi daerah. Dalam rangkaian kegiatan di Sanur, Pemkot Denpasar juga menempatkan City Expo sebagai ajang pertemuan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas.
Rangkaian APEKSI di Denpasar berlangsung di kawasan Prama Sanur Beach Bali dan Sanur pada Mei 2026. Pemerintah kota menyatakan kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang forum antarpemerintah kota, tetapi juga sarana memperkenalkan produk daerah dan mendorong kolaborasi ekonomi.
Sejumlah rincian teknis seperti nilai transaksi dan jumlah pengunjung tidak dipublikasikan dalam sumber yang diperiksa. Namun, dari pemberitaan yang tersedia, Denpasar City Expo jelas diposisikan sebagai etalase produk daerah dan wadah promosi lintas kota.
Sumber
Berita berikutnya

KONI Klungkung Siapkan Sanksi Atlet Absen TC Fisik Bareng TNI
KONI Klungkung menyiapkan sanksi berupa pencoretan dari kontingen Porprov Bali 2027 bagi atlet dan cabang olahraga yang menolak mengikuti pemusatan la…

