Bali Perkuat Integrasi Nomor Kedaruratan 112
Pemerintah Provinsi Bali memperkuat integrasi Nomor Tunggal Kedaruratan 112 melalui pemetaan layanan dan koordinasi antarinstansi. Hingga 19 September 2026 tercatat 5.889 panggilan darurat di Bali.
Oleh Arsyid Muhamad
· Peristiwa: · 2 menit baca
Nusa Dua — Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah se-Bali memperkuat penerapan Nomor Tunggal Kedaruratan 112 pada 24 September 2026 melalui lokakarya di Nusa Dua.
Forum tersebut memetakan layanan kedaruratan yang sudah berjalan dan kebutuhan penguatan integrasi di Bali. Layanan 112 diarahkan untuk menghubungkan kebutuhan kebakaran, kesehatan, bencana, ketertiban umum, serta kondisi darurat lain secara lebih cepat dan terpadu.
Data layanan yang dipaparkan mencatat 5.889 panggilan darurat di Bali sepanjang 1 Januari hingga 19 September 2026. Kota Denpasar menyumbang 2.877 panggilan atau 48,8 persen dari catatan tersebut.
Integrasi 112 menghubungkan layanan darurat Bali
Penguatan ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, layanan kesehatan, kepolisian, dan unsur terkait lainnya. Bagi krama dan pendatang, perubahan yang dituju adalah satu akses untuk beberapa jenis keadaan darurat, bukan pencarian nomor berbeda untuk tiap layanan.
Dalam pengembangan Bali Emergency Service (BES) 112, keterhubungan antarinstansi diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh bantuan secara cepat dan terpadu. Pemerintah Provinsi Bali juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kota se-Bali untuk mempercepat implementasinya.
Per 24 September 2026, integrasi 112 masih diperkuat melalui pemetaan layanan dan koordinasi antarinstansi. Belum ada jadwal mulai berlaku serentak atau perubahan tarif panggilan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
BPBD Bali Catat 16 Kejadian, Buleleng Terbanyak
BPBD Bali mencatat 16 kejadian pada 28 September–4 Oktober 2026. Buleleng terbanyak dengan enam kejadian, sementara Jembrana menerima 74.000 liter air…
Terbaru di Pemerintahan

Baca juga





