100 ASN Tabanan Ikuti Diklat Bela Negara Angkatan I 2026
Sebanyak 100 ASN Pemkab Tabanan mengikuti Diklat Bela Negara Angkatan I Tahun 2026 selama enam hari, 6–11 September 2026, di Rindam IX/Udayana.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 4 menit baca
Tabanan — Sebanyak 100 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tabanan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bela Negara Angkatan I Tahun 2026 selama enam hari di Rindam IX/Udayana, Kabupaten Tabanan.
Menurut laporan RRI Denpasar, kegiatan ini diikuti pejabat pimpinan tinggi, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab Tabanan. Baliprawara menyebutkan pelatihan berlangsung hingga 11 September 2026 dengan pola asrama.
Diklat resmi dibuka Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya pada Senin, 7 September 2026 di Lapangan Dwi Warna Purwa Cendikia Wusana atau Lapangan Hitam Rindam IX/Udayana. Baliprawara mencatat pembukaan diklat di Rindam IX/Udayana dihadiri Wakil Bupati I Made Dirga dan Komandan Rindam IX/Udayana Brigjen TNI Anwar.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama enam hari. RRI Denpasar menulis, seluruh peserta mengikuti pelatihan 6–11 September 2026 dengan pola asrama agar rangkaian kegiatan berjalan terpadu. Baliprawara menguatkan bahwa peserta menjalani diklat hingga 11 September dengan pola asrama.
Data utama kegiatan sebagaimana diberitakan RRI dan Baliprawara:
- Peserta: 100 ASN Pemkab Tabanan.
- Waktu pelaksanaan: 6–11 September 2026.
- Lokasi: Rindam IX/Udayana, Kecamatan Kediri, Tabanan.
- Materi: 10 topik tentang nilai bela negara, pembinaan mental dan karakter, serta kegiatan fisik dan ketangkasan.
Fokus pada disiplin dan pengabdian
Dalam sambutannya saat membuka diklat, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa bela negara bagi ASN bukan hanya menyangkut kemampuan fisik. Menurut dia, sikap bela negara diwujudkan melalui disiplin dalam bekerja, kejujuran, integritas, tanggung jawab, loyalitas kepada negara, dan pengabdian kepada masyarakat.
RRI menjelaskan, Bupati Sanjaya mengaitkan diklat bela negara dengan kebutuhan aparatur yang berintegritas, tangguh, mampu beradaptasi, dan memiliki kepemimpinan untuk menjawab perubahan dan tantangan penyelenggaraan pemerintahan. Ia berharap pelatihan melahirkan ASN yang lebih solid, peduli, bertanggung jawab, serta siap meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baliprawara memberitakan, Bupati Sanjaya meminta seluruh peserta mengikuti tahapan kegiatan secara disiplin dan sungguh-sungguh, serta menjadikan diklat sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya teladan, kemampuan menggerakkan tim, dan dukungan terhadap bawahan dalam organisasi pemerintahan.
Sejumlah media lokal mencatat, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tabanan memperkuat disiplin dan karakter ASN sekaligus kebersamaan dan kerja sama antarpimpinan organisasi perangkat daerah. Balipost menulis, kegiatan digagas Bupati Sanjaya untuk memperkuat disiplin, sinergi kerja, kebugaran, wawasan kebangsaan, dan semangat bela negara.
Sepuluh materi pelatihan
Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan I Nyoman Sastera Wibawa, sebagaimana dikutip Baliprawara, menjelaskan bahwa diklat diikuti pejabat pimpinan tinggi, administrator, dan pengawas. Menurut dia, pelatihan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai bela negara dan membentuk aparatur yang disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, dan loyal.
RRI Denpasar dan Baliprawara melaporkan bahwa selama pelatihan peserta menerima 10 materi yang mencakup pembekalan dan pemahaman nilai-nilai bela negara, pembinaan mental dan karakter, serta kegiatan fisik dan ketangkasan. Balipost menambahkan, materi disusun instruktur Rindam IX/Udayana dengan rangkaian aktivitas dari pagi hingga malam hari untuk membentuk kedisiplinan dan soliditas peserta.
Balipost juga mengulas bahwa rangkaian Diklat Bela Negara Angkatan I 2026 mencakup kegiatan gerak jalan dari Rindam IX/Udayana menuju Kantor Bupati Tabanan sebagai bagian penguatan kebersamaan ASN. Dalam laporan yang sama, Bupati Sanjaya kembali menekankan bahwa bela negara bagi ASN diwujudkan melalui disiplin, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Konteks penyelenggaraan
RRI dan sejumlah media lokal menyebutkan, Diklat Bela Negara Angkatan I Tahun 2026 ini merupakan program pembinaan khusus bagi pejabat Pemkab Tabanan. Kegiatan berlangsung dengan pola asrama di Rindam IX/Udayana selama enam hari, 6–11 September 2026, dan menjadi bagian dari kerja sama Pemkab Tabanan dengan Rindam IX/Udayana untuk memperkuat kedisiplinan dan karakter ASN.
Balipost menulis, Kabupaten Tabanan diklaim sebagai kabupaten pertama di Bali yang menyelenggarakan diklat bela negara bagi ASN bekerja sama dengan Rindam IX/Udayana. Penutupan rangkaian pelatihan pada 11 September 2026 diberitakan dihadiri Sekretaris Daerah Tabanan I Gede Susila mewakili pemerintah daerah.
Sumber
- RRI Denpasar - Bupati Sanjaya Buka Diklat Bela Negara Perkuat Disiplin dan Karakter ASN
- Baliprawara - Perkuat Disiplin ASN, Bupati Sanjaya Buka Diklat Bela Negara
- detikBali - 100 ASN Tabanan Retret Tanpa HP, Digembleng 6 Hari di Rindam IX/Udayana
- Balipost - 100 ASN Tabanan Digembleng Enam Hari, Disiplin dan Soliditas Jadi Sasaran
- Bisnisnusa - Perkuat Disiplin ASN, Diklat Bela Negara Angkatan I Tabanan Resmi Ditutup
- Tabanankab.go.id - ASN Harus Cerdas Membaca Isu di Masyarakat
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Pemerintahan
Berita utama hari ini

Baca juga



