Wisman Bali Juli 2026 Capai 697.809, Naik 15,34 Persen dari Juni
BPS Provinsi Bali mencatat kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali pada Juli 2026 mencapai 697.809 kunjungan, naik 15,34 persen dibandingkan Juni dan tumbuh tipis 0,10 persen secara tahunan, dengan Australia dan kawasan Eropa masih…
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Denpasar — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) secara langsung ke Bali pada Juli 2026 mencapai 697.809 kunjungan, naik 15,34 persen dibandingkan Juni 2026 dan tumbuh 0,10 persen secara tahunan dibandingkan Juli 2025 menurut sejumlah pemberitaan yang merujuk data resmi BPS Bali.
Penyampaian data dilakukan Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan dalam konferensi pers di Denpasar pada awal September 2026, sebagaimana dilaporkan media nasional dan lokal yang mengutip Berita Resmi Statistik BPS.
Pertumbuhan kunjungan dan pola bulanan
Menurut laporan yang mengutip data BPS Provinsi Bali, jumlah wisman yang datang langsung ke Bali pada Juli 2026 sebanyak 697.809 kunjungan tersebut merupakan bagian dari tren peningkatan sejak awal tahun, dengan puncak sementara terjadi pada bulan Juli.
Secara bulanan, kunjungan wisman ke Bali pada Juli 2026 meningkat 15,34 persen dibandingkan Juni 2026.
Sejumlah media yang merujuk BPS Bali mencatat bahwa secara kumulatif Januari–Juli 2026, kunjungan wisman ke Bali mencapai 3.900.965 kunjungan.
Data kumulatif tersebut menunjukkan bahwa meskipun Juli mencatat kenaikan secara bulanan dan sedikit pertumbuhan tahunan, total kunjungan wisman sepanjang Januari–Juli 2026 masih berada sangat dekat dengan capaian periode yang sama pada 2025.
Australia tetap pasar terbesar
Laporan mengenai komposisi pasar menyebutkan bahwa wisatawan asal Australia masih mendominasi kunjungan ke Bali pada 2026 dan menempati posisi pertama secara kumulatif hingga Juli.
Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Pariwisata Bali dari BPS, total kunjungan wisman asal Australia ke Bali hingga Juli 2026 mencapai 982.403 kunjungan, menempatkan negara tersebut sebagai pasar utama.
Di posisi berikutnya secara kumulatif hingga Juli 2026 terdapat wisatawan asal Tiongkok, India, dan Inggris, sebagaimana disampaikan pejabat Dinas Pariwisata Provinsi Bali dengan merujuk data BPS.
Kawasan Eropa dan Oseania
Dalam konferensi pers BPS tentang kinerja pariwisata Bali pada Juli 2026, Kepala BPS Provinsi Bali menyampaikan bahwa wisman pemegang paspor dari kawasan Eropa yang berlibur ke Bali mencapai 200.182 kunjungan pada bulan tersebut.
Kunjungan wisman Eropa ini naik 47,12 persen secara bulanan, didorong terutama oleh kenaikan kedatangan wisatawan dari Belanda dan Prancis.
Peningkatan juga terjadi pada wisman dari kawasan Oseania, yang mencapai 195.481 kunjungan pada Juli 2026.
Menurut BPS, kawasan Asia menyumbang 182.326 kunjungan pada bulan yang sama, sementara pasar Asia Tenggara justru turun menjadi 55.248 kunjungan.
Tingkat penghunian kamar hotel berbintang
BPS mencatat bahwa Provinsi Bali mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang tertinggi secara nasional pada Juli 2026.
Dalam rilis statistik perhotelan, BPS menyebut TPK hotel berbintang di Bali pada Juli 2026 sebesar 67,29 persen, tertinggi di antara seluruh provinsi.
Angka tersebut dilaporkan meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, seiring naiknya mobilitas wisatawan dan periode libur sekolah pada Juli 2026.
Secara nasional, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS menjelaskan bahwa kenaikan TPK hotel berbintang pada Juli terutama didorong permintaan akomodasi selama libur sekolah dan berbagai kegiatan lokal maupun internasional, dengan Bali berada di posisi tertinggi.
Sumber
Berita berikutnya
Realisasi APBN Bali Rp10,61 Triliun hingga Juni 2026, APBD Surplus Rp2,07 Triliun
Kanwil DJPb Bali mencatat realisasi belanja negara Rp10,61 triliun hingga 30 Juni 2026, dengan APBD Bali surplus Rp2,07 triliun dan 78 satuan kerja me…
Baca juga



