TNI, Polri, dan Warga Mulai Bangun Jembatan Serongga–Medahan
Pembangunan awal jembatan penghubung Serongga–Medahan di Tukad Udang-Udang, Gianyar, dimulai melalui gotong royong TNI, Polri, pemerintah desa, pecalang, dan warga.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Gianyar — Anggota TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga Desa Serongga bergotong royong memulai pembangunan jembatan penghubung Serongga–Medahan di kawasan Tukad Udang-Udang, Banjar Serongga Kelod, Kecamatan Gianyar, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Bhabinkamtibmas Desa Serongga Polsek Gianyar, Aiptu Gusti Ketut Sarya, bersama Babinsa Desa Serongga Koramil 1616-01/Gianyar, Koptu I Komang Sudarnita, terjun langsung bekerja bersama warga dalam kegiatan tersebut.
Menurut laporan media lokal, jembatan yang dibangun akan menghubungkan wilayah Desa Serongga di Kecamatan Gianyar dengan kawasan Medahan di Kecamatan Blahbatuh.
Kegiatan gotong royong berlangsung di bantaran Tukad Udang-Udang, Banjar Serongga Kelod, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, perangkat desa, pecalang, dan masyarakat setempat.
Sinergi aparat dan warga
Dalam keterangan yang dikutip media, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai unsur dalam pembangunan jembatan penghubung Serongga–Medahan.
Ia menyatakan, kerja bersama TNI-Polri, pemerintah desa, pecalang, dan warga mencerminkan kemitraan dalam mendukung pembangunan fasilitas umum sekaligus menjaga kebersamaan di masyarakat.
Media lainnya yang memberitakan kegiatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Serongga menempatkan aktivitas seperti ini sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi sosial serta dukungan aparat terhadap program desa.
Keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah warga dalam kegiatan gotong royong disebut sejalan dengan tugas pembinaan kewilayahan untuk menjaga situasi keamanan yang kondusif dan mendukung pembangunan di tingkat desa.
Akses warga dan tahap awal pembangunan
Pembangunan jembatan di Tukad Udang-Udang itu merupakan tahap awal untuk membuka akses lebih mudah antara Serongga dan Medahan.
Menurut pemberitaan, jembatan tersebut diharapkan memudahkan mobilitas warga antarkawasan dan memperkuat konektivitas lokal di wilayah Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh.
Kegiatan gotong royong yang melibatkan unsur TNI-Polri dan masyarakat digambarkan sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pembangunan infrastruktur desa.
Namun, laporan yang ada belum memuat rincian teknis jembatan, seperti jenis konstruksi, panjang bentang, lebar, maupun sumber pembiayaan.
Belum disebutkan pula target penyelesaian dan tahapan lanjutan pembangunan setelah kegiatan gotong royong awal pada 26 Juli 2026.
Sejauh ini, informasi yang tersedia menekankan aspek sinergi dan gotong royong aparat bersama warga dalam memulai pembangunan jembatan penghubung Serongga–Medahan, dengan tujuan meningkatkan akses dan pelayanan bagi masyarakat setempat.
Sumber
Berita berikutnya

KONI Klungkung Siapkan Sanksi Atlet Absen TC Fisik Bareng TNI
KONI Klungkung menyiapkan sanksi berupa pencoretan dari kontingen Porprov Bali 2027 bagi atlet dan cabang olahraga yang menolak mengikuti pemusatan la…
Baca juga



