Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

TNI, Polri, dan Warga Mulai Bangun Jembatan Serongga–Medahan

Pembangunan awal jembatan penghubung Serongga–Medahan di Tukad Udang-Udang, Gianyar, dimulai melalui gotong royong TNI, Polri, pemerintah desa, pecalang, dan warga.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Gianyar — Anggota TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga Desa Serongga bergotong royong memulai pembangunan jembatan penghubung Serongga–Medahan di kawasan Tukad Udang-Udang, Banjar Serongga Kelod, Kecamatan Gianyar, pada Minggu, 26 Juli 2026.

Bhabinkamtibmas Desa Serongga Polsek Gianyar, Aiptu Gusti Ketut Sarya, bersama Babinsa Desa Serongga Koramil 1616-01/Gianyar, Koptu I Komang Sudarnita, terjun langsung bekerja bersama warga dalam kegiatan tersebut.

Menurut laporan media lokal, jembatan yang dibangun akan menghubungkan wilayah Desa Serongga di Kecamatan Gianyar dengan kawasan Medahan di Kecamatan Blahbatuh.

Kegiatan gotong royong berlangsung di bantaran Tukad Udang-Udang, Banjar Serongga Kelod, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, perangkat desa, pecalang, dan masyarakat setempat.

Sinergi aparat dan warga

Dalam keterangan yang dikutip media, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai unsur dalam pembangunan jembatan penghubung Serongga–Medahan.

Ia menyatakan, kerja bersama TNI-Polri, pemerintah desa, pecalang, dan warga mencerminkan kemitraan dalam mendukung pembangunan fasilitas umum sekaligus menjaga kebersamaan di masyarakat.

Media lainnya yang memberitakan kegiatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Desa Serongga menempatkan aktivitas seperti ini sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi sosial serta dukungan aparat terhadap program desa.

Keterlibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah warga dalam kegiatan gotong royong disebut sejalan dengan tugas pembinaan kewilayahan untuk menjaga situasi keamanan yang kondusif dan mendukung pembangunan di tingkat desa.

Akses warga dan tahap awal pembangunan

Pembangunan jembatan di Tukad Udang-Udang itu merupakan tahap awal untuk membuka akses lebih mudah antara Serongga dan Medahan.

Menurut pemberitaan, jembatan tersebut diharapkan memudahkan mobilitas warga antarkawasan dan memperkuat konektivitas lokal di wilayah Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh.

Kegiatan gotong royong yang melibatkan unsur TNI-Polri dan masyarakat digambarkan sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pembangunan infrastruktur desa.

Namun, laporan yang ada belum memuat rincian teknis jembatan, seperti jenis konstruksi, panjang bentang, lebar, maupun sumber pembiayaan.

Belum disebutkan pula target penyelesaian dan tahapan lanjutan pembangunan setelah kegiatan gotong royong awal pada 26 Juli 2026.

Sejauh ini, informasi yang tersedia menekankan aspek sinergi dan gotong royong aparat bersama warga dalam memulai pembangunan jembatan penghubung Serongga–Medahan, dengan tujuan meningkatkan akses dan pelayanan bagi masyarakat setempat.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.