Putri Koster Dorong Nama Posyandu Tabanan Mengikuti Banjar
Putri Suastini Koster mendorong nama Posyandu mengikuti banjar di Tabanan. Kader juga diperkuat untuk mendata kebutuhan warga dalam enam bidang pelayanan dasar.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Tabanan — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mendorong penyeragaman nama Posyandu sesuai nama banjar pada kegiatan di Kabupaten Tabanan, 2 November 2026. Arahan itu disampaikan di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, dan Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat.
Penamaan yang mengikuti banjar ditujukan untuk mempermudah identifikasi, pendataan, dan koordinasi pelayanan kepada masyarakat. Banjar merupakan satuan lingkungan masyarakat di Bali. Dengan nama yang seragam, data Posyandu diharapkan lebih mudah ditelusuri ketika kader menyampaikan kebutuhan warga melalui jalur pelayanan pemerintahan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Aksi Sosial Membina dan Berbagi Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali. Selain membahas nama Posyandu, kegiatan ini memperkuat kapasitas kader agar memahami transformasi Posyandu berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Enam bidang membuat pendataan Posyandu lebih luas
Enam bidang SPM yang disosialisasikan meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial. Artinya, peran kader tidak hanya terkait layanan kesehatan.
Kader bertugas mengidentifikasi, mencatat, dan mendata persoalan warga, bukan menyelesaikan seluruh persoalan secara langsung. Hasil pendataan diteruskan secara berjenjang, mulai dari kelian banjar, perbekel, hingga instansi pemerintah yang berwenang sesuai bidangnya.
Bagi warga di Tabanan, perubahan yang perlu diperhatikan hari itu adalah Posyandu menjadi titik pendataan layanan dasar yang lebih luas. Saat menyampaikan kebutuhan, warga dapat memastikan informasi diterima kader Posyandu setempat agar dicatat dan diteruskan melalui jalur yang sesuai.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
BPBD Bali Catat 255 Bencana Selama Oktober 2026
BPBD Provinsi Bali mencatat 255 kejadian bencana selama Oktober 2026. Kekeringan di Jembrana, Buleleng, Tabanan, dan Karangasem berdampak pada 1.990 K…
Terbaru di Berita Bali

Baca juga





