Bali Aktual

Jumat, 2 Oktober 2026

Pantai Penimbangan Singaraja: lokasi, akses, aktivitas, dan aturan masuk

Pantai Penimbangan di Singaraja adalah pantai warga yang mudah diakses, ramai saat sore, dan memiliki fungsi wisata sekaligus konservasi pesisir.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara garis pantai saat matahari terbenam dengan siluet orang-orang di pasir.
Ilustrasi: Pemandangan udara garis pantai saat matahari terbenam dengan siluet orang-orang di pasir. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Pantai Penimbangan adalah pantai wisata di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, yang dikenal sebagai tempat santai warga Singaraja dengan akses dekat ke pusat kota, warung tepi pantai, dan area timur-barat pura. Sejumlah sumber juga mencatat kawasan ini punya fungsi konservasi penyu dan terumbu karang, sehingga bukan sekadar lokasi nongkrong.

Pantai Penimbangan itu di mana?

Pantai ini berada di Jalan Pura Segara Penimbangan, Desa Baktiseraga, Buleleng, Bali, dan terbagi menjadi area timur serta barat Pura Penimbangan. Jaraknya dari pusat Kota Singaraja disebut sekitar 2,3 km dalam penelitian yang terbit di Undiksha, sementara sumber lain menulis sekitar 3,5 km atau sekitar 10 menit perjalanan dari pusat kota.

Kenapa pantai ini sering muncul di pencarian warga Singaraja?

Karena Pantai Penimbangan dipakai sebagai ruang rekreasi harian, terutama oleh muda-mudi lokal yang ingin duduk santai, menikmati angin laut, dan membeli makanan di warung-warung tepi pantai. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng menulis kawasan ini ramai pada sore hari dan tertata cukup baik, sementara beberapa sumber lain menegaskan akses jalannya mudah.

Apa yang bisa dilakukan di sana?

Aktivitas yang disebut dalam sumber meliputi duduk santai, jogging, bersepeda, makan di warung tepi pantai, memancing, dan melihat suasana laut saat surut atau menjelang senja. Penelitian Undiksha juga menyebut daya tarik wisata di kawasan ini mencakup wisata pantai, wisata tirta, konservasi penyu dan terumbu karang, serta wisata kuliner.

Apakah ada tiket masuk dan jam buka?

Salah satu sumber wisata menyebut tidak ada tiket masuk dan pantai dibuka 24 jam. Sumber media lain menuliskan pengunjung hanya perlu membayar parkir motor Rp2.000 untuk masuk kawasan pantai, tetapi tarif ini tidak disebut dalam sumber resmi pemerintah daerah yang terbuka di hasil pencarian ini.

Kenapa kawasan ini penting bagi pariwisata Buleleng?

Pantai Penimbangan menunjukkan pertemuan antara wisata harian warga, aktivitas ekonomi kecil, dan konservasi pesisir di satu ruang yang sama. Penelitian yang terbit pada 2024 juga menyoroti persoalan sempadan pantai, dengan rujukan pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2016 yang menyebut batas sempadan pantai minimal 100 meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.