Bali Aktual

Jumat, 2 Oktober 2026

BMKG Prakirakan Gelombang Selatan Bali Capai 3,0 Meter

BMKG memprakirakan gelombang di perairan selatan Bali mencapai 3,0 meter pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kapal feri dan nelayan perlu memperhatikan ambang risiko angin serta gelombang.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ombak laut bergelombang besar menghantam pemecah batu di bawah langit mendung.
Ilustrasi: Ombak laut bergelombang besar menghantam pemecah batu di bawah langit mendung. · Foto: Bonnie Moreland / stocksnap (Openverse), CC0

Denpasar — BMKG memprakirakan gelombang di Perairan Selatan Pulau Bali mencapai 3,0 meter pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pengguna transportasi laut dan nelayan perlu menyesuaikan kegiatan dengan kondisi perairan.

Gelombang di Perairan Selatan Bali berada pada kisaran 0,5–3,0 meter, sedangkan perairan utara Bali berkisar 0,5–1,25 meter. Kondisi laut tersebut menjadi perhatian bagi pelayaran, terutama ketika angin dan gelombang mencapai ambang risiko BMKG.

Gelombang selatan Bali perlu diperhatikan pengguna laut

Bagi pembaca yang hendak menyeberang atau menjalankan kegiatan wisata bahari di Bali, perubahan utama hari ini adalah perlunya memeriksa informasi laut sebelum berangkat. Kapal feri berisiko ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. Nelayan menghadapi risiko ketika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

BMKG mengimbau masyarakat umum, nelayan, dan pelaku kegiatan wisata bahari untuk mewaspadai gelombang laut tinggi di atas dua meter. Potensi gelombang di perairan selatan Bali pada Kamis (1/10) berada pada kisaran 0,5 hingga 3,5 meter. Perbedaan angka dengan prakiraan sebelumnya menunjukkan pembaca perlu mengikuti pembaruan cuaca maritim untuk rute dan waktu keberangkatan yang dipilih.

Angin di Bali diprakirakan bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 4–24 kilometer per jam. Tidak ada penutupan pelabuhan atau perubahan jadwal penyeberangan. Karena itu, pembaca sebaiknya mengecek kondisi terbaru dari BMKG dan operator pelayaran sebelum menuju pelabuhan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.