Bali Aktual

Rabu, 30 September 2026

Outlook Pariwisata Indonesia 2026/2027 Catat Pertumbuhan Wisman

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meluncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 pada 27 September 2026. Kunjungan wisman Januari-Juli mencapai 8,98 juta.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara sawah terasering hijau subur dengan pohon kelapa dan gubuk kecil.
Ilustrasi: Pemandangan udara sawah terasering hijau subur dengan pohon kelapa dan gubuk kecil. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Jakarta — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meluncurkan Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 pada 27 September 2026, bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia.

Dokumen itu disiapkan sebagai referensi strategis bagi pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan untuk membaca perubahan, menangkap peluang, serta mengantisipasi tantangan pariwisata menuju 2027. Outlook tersebut disusun dari survei ahli pariwisata dan wawancara dengan pelaku usaha serta mitra yang terlibat dalam program unggulan Kementerian Pariwisata.

Mengapa outlook ini penting bagi pembaca Bali

Arah pertumbuhan pariwisata nasional ikut memengaruhi kabupaten dan kota di Bali, termasuk Badung, Denpasar, Gianyar, dan Kabupaten Tabanan. Bagi desa adat, banjar, pecalang, krama, dan pengelola subak, dokumen ini memberi gambaran kebijakan yang perlu diperhatikan ketika menata kunjungan dan menjaga awig-awig, yakni aturan adat setempat.

Catatan kinerja dalam laporan itu menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 8,98 juta kunjungan sepanjang Januari-Juli 2026. Jumlah tersebut tumbuh 5,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Outlook memuat gambaran kondisi pariwisata, peluang, tantangan, serta prioritas pengembangan sektor pariwisata. Informasi ini dapat menjadi konteks bagi pelaku usaha dan komunitas di Bali saat menilai kebutuhan layanan, pengelolaan destinasi, serta dampak kunjungan terhadap ruang hidup warga.

Untuk pembaca hari ini, belum ada perubahan tarif, jadwal, jalur, atau tenggat layanan di Bali yang disebut dalam laporan. Perubahan yang tercatat adalah tersedianya dokumen strategis Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 sebagai rujukan menuju 2027.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Pariwisata

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.