Panen Bersama Jadi Rujukan Gianyar untuk PM-AAS di Jembrana
Pemkab Gianyar mempelajari penerapan PM-AAS melalui panen bersama di Balai Subak Tibubeleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada 25 September 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jembrana — Pemkab Gianyar mempelajari modernisasi kawasan padi seluas 100 hektare di Jembrana melalui panen bersama pada Jumat, 25 September 2026.
Kegiatan berlangsung di Balai Subak Tibubeleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, hadir dalam panen Program Piloting Perakitan dan Modernisasi Kawasan Padi dengan teknologi Pertanian Modern-Agriculture Advanced System (PM-AAS).
PM-AAS merupakan teknologi modernisasi budi daya padi yang diterapkan pada kawasan percontohan. Kegiatan tersebut dilaksanakan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian melalui BRMP Bali. Program piloting seluas 100 hektare di Jembrana menjadi bagian dari program yang dikembangkan di 15 provinsi, termasuk Bali.
Mengapa penting bagi pembaca Bali
Kunjungan ini memberi referensi bagi Kabupaten Gianyar untuk melihat langsung pengelolaan kawasan padi berskala luas di Kabupaten Jembrana. Lokasi kegiatan berada di wilayah subak, yakni tata kelola pertanian sawah yang dijalankan krama subak bersama pemangku kepentingan pertanian.
Panen bersama juga dihadiri pemerintah daerah, BRMP Bali, penyuluh pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, Perum Bulog, PT Pupuk Indonesia, kelompok tani, pekaseh, krama subak, serta pemangku kepentingan pertanian lainnya.
Bagi pembaca di Gianyar dan kabupaten lain di Bali, perubahan pada hari itu adalah bertambahnya rujukan lapangan mengenai penerapan PM-AAS. Belum disebut keputusan penerapan teknologi tersebut di kawasan padi Gianyar maupun jadwal kegiatan lanjutan.
Panen bersama menjadi rujukan bagi Pemkab Gianyar dalam mempelajari penerapan PM-AAS di kawasan padi Jembrana. Kegiatan di Balai Subak Tibubeleng memperlihatkan penerapan teknologi modernisasi budi daya padi pada kawasan percontohan seluas 100 hektare.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Gempa Jembrana Bali: arti data BMKG, risiko, dan yang perlu dicermati
Gempa di Jembrana Bali kerap dicatat BMKG dengan magnitudo kecil sampai menengah dan sebagian besar tidak berpotensi tsunami. Warga perlu melihat magn…
Terbaru di Kabupaten/Kota
Berita utama hari ini

Baca juga





