Bali Aktual

Rabu, 7 Oktober 2026

Menpar Dorong Pengembangan Wisata Edukasi di Museum Geopark Batur

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendorong pengembangan wisata edukasi di Bali saat mengunjungi Museum Geopark Batur pada 6 Oktober 2026. Museum itu ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bongkahan kristal mineral berwarna hijau cerah di atas permukaan batuan berpasir.
Ilustrasi: Bongkahan kristal mineral berwarna hijau cerah di atas permukaan batuan berpasir. · Foto: James Lee / Pexels

Museum Geopark Batur — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengajak pemerintah daerah memperbanyak wisata edukasi di Bali saat mengunjungi Museum Geopark Batur, Kabupaten Bangli, pada 6 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Pelajar dan mahasiswa mendapat pilihan wisata edukasi di Museum Geopark Batur, sementara Geofest dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027.

Menurut Detik Bali, Widiyanti datang bersama Bupati Bangli dan General Manager Geopark Batur. Ia mengatakan museum dapat mendorong pelajar dan mahasiswa mempelajari kawasan yang dikunjungi, termasuk geologi.

Widiyanti menyatakan Kementerian Pariwisata akan membantu mempromosikan Museum Geopark Batur ke pasar internasional serta mengkaji dukungan pembiayaan. Ia menilai wisata edukasi masih berpotensi dikembangkan, terutama sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar.

General Manager Museum Geopark Batur I Wayan Gobang Edi Sucipto mengatakan Geofest akan digelar di museum tersebut pada Juli 2027. Kegiatan itu direncanakan berisi seminar, diskusi akademis, serta tur yang berkaitan dengan wisata, budaya, dan aktivitas geologis Gunung Batur.

Museum Geopark Batur juga bersiap menghadapi revalidasi berikutnya pada 2028. Menurut Detik Bali, penilaian itu mencakup kualitas edukasi museum, cerita sukses, dampak terhadap pariwisata, konservasi budaya, dan manfaat bagi masyarakat.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli menyebut Museum Geopark Batur diharapkan menjadi sarana pendidikan geologi dan pengetahuan bagi masyarakat Bali dan Indonesia. Museum itu diresmikan pada 1 April 2016.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.