Bali Aktual

Rabu, 21 Oktober 2026

Kunjungan Wisatawan Bali Belum Terdampak Kelangkaan BBM

Dinas Pariwisata Bali menyebut kunjungan wisatawan belum turun drastis selama gangguan BBM. Pada 1–18 Oktober 2026 tercatat 401.652 wisman dan 464.592 wisnus.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pertunjukan tari kecak di Bali yang disaksikan oleh kerumunan wisatawan di tribun.
Ilustrasi: Pertunjukan tari kecak di Bali yang disaksikan oleh kerumunan wisatawan di tribun. · Foto: Alex Ning / Pexels

Denpasar — Dinas Pariwisata Provinsi Bali menyatakan kunjungan wisatawan belum terdampak drastis oleh gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama sepekan terakhir, berdasarkan kondisi Bali hingga 21 Oktober 2026.

Data sementara penumpang dari PT Angkasa Pura mencatat 401.652 wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Bali melalui jalur udara pada 1–18 Oktober 2026. Pada periode yang sama, wisatawan nusantara (wisnus) tercatat 464.592 orang. Rata-rata kedatangan wisman melalui udara mencapai 22.314 orang per hari.

Angka tersebut menunjukkan arus kedatangan masih berjalan ketika antrean dan keterbatasan pasokan BBM berlangsung di sejumlah wilayah Bali. Kunjungan harian wisman pada pertengahan Oktober berada pada kisaran 22 ribu hingga 24 ribu orang per hari, sementara gangguan di lapangan mencakup penyesuaian jadwal atau rute menuju daya tarik wisata.

Arus kedatangan tetap menjadi patokan perjalanan di Bali

Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten lain, data ini berarti jadwal kedatangan wisatawan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai belum menunjukkan penurunan drastis. Namun, perjalanan darat tetap perlu memperhitungkan kondisi SPBU dan rute yang berpotensi mengalami antrean, terutama bila agenda menuju kawasan wisata di Badung, Gianyar, Bangli, atau wilayah Bali lainnya.

Catatan kunjungan ke Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli juga menunjukkan kondisi lokal yang stabil. Pengelola mencatat kunjungan harian pada 15 Oktober berada di angka 2.100 orang, sesuai batas daya dukung desa. Rombongan yang menggunakan bus turut menopang jumlah kunjungan tersebut.

Untuk hari ini, perubahan yang perlu diperhatikan pembaca bukan pembatasan kunjungan, melainkan kemungkinan penyesuaian rute dan waktu perjalanan akibat distribusi BBM. Wisman dan wisnus tetap dapat beraktivitas, tetapi wisatawan yang memakai kendaraan darat sebaiknya memeriksa ketersediaan BBM dan kondisi jalur sebelum berangkat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.