Bali Aktual

Kamis, 22 Oktober 2026

Kadek Dwi Purwana Yasa Pecahkan Rekor Dunia di Nagoya

I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih emas lempar cakram F57 di Asian Para Games 2026 pada 20 Oktober. Lemparan 49,75 meter memperbarui rekor dunia miliknya.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah medali emas dengan pita merah tergantung di depan latar belakang polos.
Ilustrasi: Sebuah medali emas dengan pita merah tergantung di depan latar belakang polos. · Foto: DS stories / Pexels

Nagoya — I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih medali emas nomor lempar cakram putra F57 di Asian Para Games 2026 pada Selasa, 20 Oktober 2026. Atlet asal Mengwi, Badung, Bali, itu mencatat lemparan 49,75 meter sekaligus memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri.

Pertandingan berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang. Catatan 49,75 meter membawa Kadek Dwi menjadi peraih emas Indonesia pada nomor tersebut dan melampaui rekor sebelumnya, 48,68 meter, yang ia bukukan dalam kejuaraan di Meksiko pada Juli 2026.

Kadek Dwi tampil pada nomor klasifikasi F57, yaitu nomor para atletik untuk atlet dengan gangguan fungsi kedua kaki. Lemparan 49,75 meter juga melewati catatan rekor Asian Para Games sebelumnya, yakni 47,77 meter atas nama atlet China Guo Shan Wu.

Rekor Kadek Dwi menambah catatan atlet Bali di ajang Asia

Bagi pembaca Bali, hasil ini menempatkan nama atlet dari Mengwi, Kabupaten Badung, dalam laporan prestasi olahraga Indonesia di Asian Para Games 2026. Informasi yang berubah hari itu adalah status Kadek Dwi: ia bukan hanya peraih emas, tetapi juga pemegang rekor dunia baru nomor lempar cakram putra F57.

Dalam hasil pertandingan, Yorkinbek Odilov dari Uzbekistan meraih medali perak dengan lemparan 45,1 meter. Medali perunggu diraih Hussein Khazaee dari Irak dengan catatan 45,06 meter. Kadek Dwi menjadi atlet dengan lemparan terjauh pada final tersebut.

Rekor dunia sebelumnya juga tercatat atas nama Kadek Dwi melalui lemparan 48,68 meter di Meksiko pada Juli 2026. Dengan hasil 49,75 meter di Nagoya, ia memperbaiki catatan pribadinya sendiri dalam kompetisi yang sama.

Asian Para Games 2026 menjadi panggung debut Kadek Dwi di ajang tersebut. Hasil final 20 Oktober 2026 memastikan medali emas dan rekor dunia tercatat pada hari pertandingan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Olahraga

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.