Bali Aktual

Rabu, 21 Oktober 2026

Bagaimana Kinerja Olahraga Prestasi Bali Diukur pada 2025?

Kinerja olahraga prestasi Bali pada 2025 diukur dari proporsi atlet binaan yang meraih medali atau juara, bukan sekadar total medali. Targetnya 180 atlet berprestasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan tribun stadion kosong dengan lintasan lari atletik berwarna merah dan lapangan rumput.
Ilustrasi: Pemandangan tribun stadion kosong dengan lintasan lari atletik berwarna merah dan lapangan rumput. · Foto: Thuan Pham / Pexels

Pada 2025, ukuran kinerja olahraga prestasi Bali bukan hanya jumlah medali, tetapi perbandingan atlet binaan yang meraih medali atau juara dengan seluruh atlet binaan provinsi. Disdikpora Bali mencatat indikator itu meningkat 0,55 persen dari 2024 dan melampaui target, sementara sasaran jumlah atlet berprestasi ditetapkan 180 orang.

Apa ukuran kinerja olahraga prestasi Bali?

Dokumen kinerja Disdikpora Provinsi Bali mendefinisikan persentase prestasi olahraga sebagai perbandingan jumlah atlet yang memperoleh medali atau juara pada kejuaraan regional, nasional, dan internasional dengan seluruh atlet binaan Provinsi Bali, menurut Disdikpora Bali, 2025.

Ajang yang masuk dalam indikator itu mencakup Pra POPNAS, POPNAS, PON, PEPARNAS, PEPARPENAS, FORNAS, Kejurnas, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade, menurut Disdikpora Bali, 2025.

Berapa sasaran atlet berprestasi?

Program pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi tingkat nasional menetapkan sasaran 180 atlet yang berprestasi di tingkat nasional, regional, dan internasional pada 2025, menurut Disdikpora Bali, 2025.

Angka 180 itu adalah target jumlah atlet, bukan jumlah medali. Karena itu, angka tersebut tidak dapat langsung dibandingkan dengan total medali yang diraih kontingen Bali dalam suatu ajang.

Bagaimana capaian indikatornya pada 2025?

Disdikpora Bali melaporkan persentase prestasi olahraga pada 2025 meningkat 0,55 persen dibandingkan 2024 dan melampaui target yang ditetapkan, menurut Laporan Kinerja Disdikpora Bali 2025.

Indikator itu mengukur proporsi atlet berprestasi di antara atlet binaan. Dengan demikian, perubahan persentase tidak sama dengan perubahan jumlah medali atau posisi Bali dalam klasemen kejuaraan.

Berapa anggaran Disdikpora Bali pada 2025?

Pagu anggaran belanja Disdikpora Bali pada 2025 tercatat Rp2.028.674.034.274, dengan realisasi Rp1.583.465.494.797,10 atau 78,05 persen, menurut Disdikpora Bali, 2025.

Dokumen yang sama mencatat pagu induk sebesar Rp2.055.664.893.457 pada awal tahun dan perubahan dokumen anggaran pada 22 September 2025. Pagu induk dan pagu belanja merupakan angka dalam bagian anggaran yang berbeda, sehingga tidak dapat diperlakukan sebagai satu angka yang sama.

Apa konteks prestasi Bali di tingkat nasional?

Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, kontingen Bali terdiri atas 217 atlet dan meraih 134 medali: 36 emas, 38 perak, dan 60 perunggu, menurut Koran Buleleng, 2025.

Data itu memberi konteks hasil kompetisi nasional, sedangkan indikator Disdikpora menilai atlet yang meraih medali atau juara dibandingkan seluruh atlet binaan. Keduanya menjawab pertanyaan berbeda tentang pembinaan olahraga Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Olahraga

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.