Bupati Satria Serahkan Bantuan Chest Freezer untuk Nelayan Nusa Penida
Bupati Klungkung I Made Satria menyerahkan bantuan chest freezer kepada Kelompok Usaha Bersama Segara Rejeki di Dusun Telaga, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Klungkung — Bupati Klungkung I Made Satria menyerahkan bantuan sarana pendingin berupa chest freezer kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Segara Rejeki di Dusun Telaga, Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati I Made Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra di Sekretariat KUB Segara Rejeki. Menurut laporan Balijani.id, fasilitas pendingin ini diharapkan membantu nelayan mempertahankan kesegaran hasil tangkapan dan memperpanjang masa simpan ikan sebelum dipasarkan.
Pemerintah Kabupaten Klungkung menempatkan bantuan chest freezer sebagai bagian dari upaya mendukung aktivitas usaha perikanan nelayan di wilayah kepulauan Nusa Penida. Dalam sambutannya, Bupati Satria menyatakan bahwa keberadaan fasilitas penyimpanan dingin penting untuk menunjang pengelolaan hasil tangkapan sehingga berpeluang memperoleh nilai jual lebih baik.
Dukungan terhadap usaha perikanan di Nusa Penida
Menurut pemberitaan Kabar Bali Satu, Bupati Satria menyebut penyerahan chest freezer sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi nelayan Kutampi Kaler menjaga mutu hasil tangkapan. Dengan adanya sarana pendingin, ikan dapat disimpan lebih lama dalam kondisi segar sebelum dijual.
Laporan Balijani.id menambahkan, bantuan ini menyasar KUB Segara Rejeki yang menghimpun nelayan di Dusun Telaga. Pemerintah daerah berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh anggota kelompok untuk mendukung keberlangsungan usaha perikanan.
Dalam kegiatan penyerahan, Bupati meminta kelompok penerima agar merawat fasilitas dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ketua KUB Segara Rejeki, Kadek Parwata, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan berharap chest freezer membantu menjaga kualitas hasil laut yang ditangkap nelayan.
Manfaat penyimpanan dingin bagi nelayan
Penyediaan sarana penyimpanan dingin seperti chest freezer memberi waktu lebih panjang bagi nelayan untuk memasarkan hasil tangkapan.
Menurut Kabar Bali Satu, fasilitas ini diharapkan mempermudah nelayan Kutampi Kaler menjaga kesegaran ikan sehingga tidak harus segera menjualnya ketika kondisi pasar belum mendukung. Dengan masa simpan yang lebih baik, nelayan berpeluang memilih waktu penjualan yang lebih menguntungkan.
Balijani.id mencatat bahwa Pemkab Klungkung mengaitkan bantuan tersebut dengan peningkatan kualitas hasil tangkapan, daya simpan, dan peluang peningkatan nilai jual ikan. Bantuan ini sekaligus menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan sarana penunjang nelayan di Nusa Penida.
Rincian bantuan dan pengelolaan kelompok
Hingga pemberitaan yang tersedia, rincian teknis bantuan seperti kapasitas chest freezer dan jumlah unit yang diserahkan belum dijelaskan secara spesifik. Laporan yang sama juga belum memuat data mengenai jumlah anggota KUB Segara Rejeki yang memanfaatkan fasilitas tersebut serta sumber anggaran yang digunakan untuk pengadaan.
Informasi mengenai mekanisme pengelolaan, seperti pembagian penggunaan antara anggota kelompok, penanggung jawab pengoperasian, maupun pengaturan biaya listrik dan perawatan, belum diuraikan dalam publikasi media.
Meski detail teknis belum dipaparkan, penyerahan bantuan menegaskan bahwa KUB Segara Rejeki menjadi penerima fasilitas penyimpanan dingin dari pemerintah daerah, dengan lokasi penyerahan di Sekretariat kelompok di Dusun Telaga, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida.
Dampak ekonomi masih perlu dipantau
Laporan Kabar Bali Satu dan Balijani.id menonjolkan harapan bahwa chest freezer dapat memperkuat ekonomi nelayan Nusa Penida melalui peningkatan kualitas dan nilai jual ikan. Namun, kedua sumber belum menyajikan data mengenai perubahan harga jual ikan, pengurangan kerusakan hasil tangkapan, atau peningkatan pendapatan setelah fasilitas digunakan.
Keberhasilan bantuan ini akan bergantung pada pemanfaatan rutin oleh anggota KUB, tata kelola penggunaan, serta kemampuan kelompok menanggung biaya operasional dan perawatan.
Pemerintah daerah dan kelompok penerima berpeluang menyusun pencatatan volume ikan yang disimpan, lama penyimpanan, dan hasil penjualan sebagai dasar evaluasi dampak bantuan terhadap kesejahteraan nelayan.
Sumber
Berita berikutnya

144 Pelari Ikuti Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 di Desa Sudaji
Sebanyak 144 pelari mengikuti Sudaji Peace Trail Fun Run 2026 di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, Minggu, 20 September 2026. Ajang lari lintas…
Baca juga




