Bali Perluas Empat Rute Langsung ke Australia, India, dan Thailand
Bandara I Gusti Ngurah Rai menambah koneksi langsung ke Australia, India, dan Thailand melalui Jetstar, IndiGo, dan TransNusa. Rute Avalon, Sunshine Coast, Mumbai, dan Phuket memperkuat akses Bali ke pasar wisata utama kawasan Asia Pasifik.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Denpasar — Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali menambah empat rute penerbangan langsung ke Australia, India, dan Thailand yang dioperasikan Jetstar, IndiGo, dan TransNusa. Rute baru dan pemulihan layanan ini memperkuat konektivitas Bali ke pasar wisata utama kawasan Asia Pasifik.
Dua rute menuju Australia, yakni Avalon dan Sunshine Coast, resmi dilayani Jetstar sejak akhir Maret 2026. Sementara itu, IndiGo mengoperasikan penerbangan langsung Mumbai–Bali, dan TransNusa membuka rute harian Bali–Phuket mulai 9 September 2026.
Rute Australia: Avalon dan Sunshine Coast
Jetstar kembali mengoperasikan rute Avalon–Denpasar pada Senin, 23 Maret 2026. Menurut pemberitaan Radio Republik Indonesia dan sejumlah media nasional, penerbangan JQ49 dari Avalon tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pukul 20.56 WITA dan kembali ke Avalon sebagai JQ50 pada pukul 23.03 WITA dengan membawa 222 penumpang.
Rute Avalon dijadwalkan lima kali per minggu, setiap Senin, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu. Media yang sama menegaskan bahwa layanan ini merupakan pengoperasian kembali setelah sempat berhenti sementara, bukan rute yang sepenuhnya baru.
Pada Rabu, 25 Maret 2026, Jetstar membuka penerbangan langsung pertama antara Bali dan Sunshine Coast. Penerbangan perdana JQ86 dari Sunshine Coast mendarat di Bali pukul 13.52 WITA dengan 229 penumpang. Rute Sunshine Coast–Denpasar dijadwalkan tiga kali per minggu, yakni Rabu, Jumat, dan Minggu.
India: IndiGo Hubungkan Mumbai–Bali
Maskapai IndiGo mengoperasikan penerbangan langsung Mumbai–Bali dengan nomor penerbangan 6E1607 untuk rute menuju Bali dan 6E1608 untuk rute kembali ke Mumbai.[*] Pemberitaan yang dapat diakses menyebutkan penerbangan perdana 6E1607 mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai membawa lebih dari 170 penumpang, kemudian kembali ke Mumbai pada hari yang sama sebagai 6E1608.[*]
Layanan Mumbai–Bali oleh IndiGo dilaporkan beroperasi setiap hari, sehingga menambah pilihan penerbangan langsung antara Bali dan India.[*] Rute ini melengkapi jaringan langsung Bali dengan kota-kota besar India yang sudah terhubung, seperti New Delhi dan Bengaluru.[*]
Thailand: TransNusa Buka Rute Bali–Phuket
Pada Rabu, 9 September 2026, TransNusa meluncurkan penerbangan langsung Bali–Phuket tanpa transit. Bali Tourism Now dan Radio Republik Indonesia mencatat penerbangan perdana 8B541 berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai pukul 11.40 WITA dengan 174 penumpang, lalu tiba di Phuket pada pukul 14.09 waktu setempat.
Penerbangan kembali dari Phuket ke Bali dilayani dengan nomor 8B542 dan dijadwalkan tiba di Bali pukul 21.35 waktu Indonesia. Menurut RRI dan Bali Tourism Now, rute Bali–Phuket–Bali TransNusa dijadwalkan beroperasi setiap hari dengan frekuensi tujuh penerbangan per pekan.
Sejumlah media pariwisata internasional mencatat bahwa pada tahap awal rute ini dijalankan empat kali per pekan, pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, sebelum ditingkatkan menjadi layanan harian. Informasi tersebut menunjukkan adanya penyesuaian frekuensi seiring perkembangan pasar.
Bali Tourism Now menyebut TransNusa sebagai maskapai kedua yang melayani rute langsung Bali–Phuket setelah Indonesia AirAsia. Media pariwisata kawasan menyebut layanan baru ini mengurangi kebutuhan transit di kota lain bagi pelancong antara dua destinasi wisata tersebut.
Dampak pada Jaringan Penerbangan Bali
Penambahan dan pemulihan rute ini memperkuat posisi Bali sebagai hub pariwisata regional dengan koneksi langsung yang lebih luas ke Australia, India, dan Thailand. Bagi wisatawan, frekuensi penerbangan dan pilihan kota asal menjadi faktor penting dalam merencanakan perjalanan, bukan hanya jumlah rute yang tersedia.
Dalam pemberitaan RRI dan sejumlah media, penambahan rute Australia dan Thailand disebut sebagai bagian dari upaya pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk meningkatkan konektivitas internasional dan mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara. Dengan adanya rute langsung baru ini, pelaku industri pariwisata di Bali diharapkan dapat memanfaatkan pasar Australia, India, dan Thailand secara lebih optimal.
Sumber
- RRI.co.id - Bali Airport Launches Two New Australian Routes
- Media Indonesia - Dua Rute Baru ke Australia dari Bandara Ngurah Rai Resmi Dibuka
- Bali Tourism Now - Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Sambut Rute Baru TransNusa Bali–Phuket
- The Thaiger - TransNusa launches Bali-Phuket flights with full first service
- TTR Weekly - TransNusa launches Bali-Phuket route
- detikcom - Bandara Ngurah Rai Buka Rute Langsung Avalon dan Sunshine Coast
- The Phuket News - TransNusa launches Bali-Phuket direct flights
Berita berikutnya

Enam Desa Wisata Badung Serap Lebih 92 Persen Kunjungan
Enam desa wisata di Badung menyerap lebih dari 92 persen dari 568.582 kunjungan wisatawan selama Januari–Juli 2026. Munggu dan Sangeh menjadi tujuan u…
Baca juga



