Bali Aktual

Senin, 21 September 2026

Powerful Indonesia Festival 2026 Hadirkan 20 Brand Lokal di Nusa Dua

The Apurva Kempinski Bali dan BRI menggelar Powerful Indonesia Festival 2026 pada 16–17 Agustus di Candi Ballroom.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: panorama afternoon.
Foto arsip: panorama afternoon. · Foto: M / Wikimedia Commons, CC0

Badung — The Apurva Kempinski Bali bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyelenggarakan Powerful Indonesia Festival 2026 pada Minggu–Senin, 16–17 Agustus 2026, di Candi Ballroom, The Apurva Kempinski Bali, sebagai bagian dari perayaan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut siaran resmi resor, festival dua hari ini merupakan persembahan yang memadukan warisan budaya, ekspresi kontemporer, dan ekonomi kreatif Indonesia. Acara digelar dalam kerangka kampanye tahunan Powerful Indonesia: Spice Route Legacy yang menelusuri warisan maritim Nusantara dan sejarah jalur perdagangan rempah.

Kampanye tersebut menempatkan laut sebagai penghubung kerajaan, komunitas, dan peradaban, yang diterjemahkan ke dalam pengalaman kontemporer melalui seni, gastronomi, kerajinan, konservasi, dan pertemuan budaya.

Data utama: Waktu pelaksanaan 16–17 Agustus 2026, lokasi di Candi Ballroom The Apurva Kempinski Bali, mitra utama BRI, dan keikutsertaan sekitar 20 pengrajin lokal serta brand Indonesia dalam Creative Market yang dikurasi.

Seni, konservasi, dan pertunjukan

Salah satu agenda festival adalah diskusi lingkungan dan sesi konservasi bersama Biorock Indonesia. Organisasi ini dikenal melalui program restorasi terumbu karang dan konservasi laut berbasis komunitas, termasuk di Pemuteran, Bali Utara.

Menurut laporan Media Indonesia dan siaran resor, sesi tersebut menyoroti upaya pemulihan ekosistem laut serta pemberdayaan masyarakat di Pemuteran, yang dikembangkan sebagai contoh pariwisata berkelanjutan dan konservasi berbasis komunitas.

Seniman kontemporer Bali, Putu “PW” Winata, menghadirkan diskusi dan pameran seri lukisan bertema Biorock yang merujuk pada warisan laut Indonesia dan penghormatan kepada mendiang I Gusti Agung Prana.

Black Hand Gang Studio mengadakan artisan talk dan demonstrasi cetak grafis kontemporer pada hari kedua festival. Agenda seni ini melengkapi pameran karya dan sesi interaktif bersama para pengrajin.

Dari sisi pertunjukan, jadwal yang dirilis Megatix menunjukkan festival dibuka dengan penampilan teatrikal Nusantara oleh Pancer Langit, diikuti sesi musik Nada 1928 dan sejumlah DJ. Penampil lain yang tercantum antara lain Nyonya Ayu serta DJ Halim Ardie, Masayu, Rika Yuniorika, dan Nicodemus yang mengisi panggung musik sepanjang dua hari.

Creative Market dan kuliner Nusantara

Creative Market menjadi fokus utama agenda ekonomi kreatif dalam festival ini. Laporan Media Indonesia menyebut pasar kreatif tersebut menampilkan produk berbasis desain, tekstil warisan, serta kerajinan berkelanjutan yang dikaitkan dengan dampak bagi komunitas.

Penyelenggara mengkurasi sekitar 20 pengrajin lokal dan brand asli Indonesia sebagai peserta pameran. Daftar yang ditampilkan dalam materi publikasi antara lain TSDC Bali, Liyan Indonesia, Tenun Tinizhop, Larose, Six Scents, The Bless Shop, Tutu & Co., Griya Anyar Dewata, Indah Mutiara Lombok, Racheli Indonesia, Secret Potion, Micawork, Rosita Batik Shibori, Soloputri Indonesia, Kunang Jewelry, Sari Merta Silver, Namaste 21 Handmade, dan Nahdi Jewelry.

Rangkaian peserta tersebut menunjukkan cakupan produk yang beragam, mulai dari tekstil dan batik hingga perhiasan dan kerajinan. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan para perajin dan menjelajahi karya yang ditampilkan di dalam ballroom.

Resor menyediakan hidangan autentik Indonesia sepanjang acara, yang dirancang tim chef untuk menghadirkan cita rasa Nusantara berdampingan dengan seni, musik, dan kerajinan. Publikasi Epicure Asia menggambarkan Candi Ballroom berubah menjadi potret hidup Indonesia melalui kombinasi gastronomi, seni, musik, dan konservasi.

Selain pasar kreatif, jadwal resmi festival memuat sesi upacara penghormatan bagi veteran Indonesia pada 16 Agustus 2026 sekitar tengah hari. Acara ini ditujukan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan pengabdian para veteran dalam perjalanan bangsa.

Menurut pernyataan General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet, festival tahun 2026 merupakan edisi kedua Powerful Indonesia Festival, dan kolaborasi dengan BRI diarahkan untuk mendukung UMKM serta perajin sekaligus memperingati kemerdekaan Indonesia.

Siaran resmi resor dan materi tiket menyatakan bahwa rangkaian acara Powerful Indonesia Festival 2026 terbuka untuk umum dengan akses masuk tanpa biaya. Informasi teknis yang dipublikasikan Megatix mencakup jadwal rinci tiap sesi, termasuk waktu pembukaan gerbang, artisan talk, demonstrasi, dan penampilan musik.

Konteks

Powerful Indonesia Festival 2026 merupakan bagian dari kampanye Powerful Indonesia: Spice Route Legacy, program sepanjang tahun yang berisi aktivasi budaya, pengalaman kurasi tamu, perjalanan gastronomi, dan ekspresi artistik yang menelusuri pengaruh jalur rempah.

Epicure Asia mencatat bahwa festival tahun ini melanjutkan penyelenggaraan edisi perdana dan menjadikan Candi Ballroom sebagai ruang yang menyatukan seni, musik, gastronomi, kerajinan, dan konservasi dalam satu perayaan. Kolaborasi dengan BRI memperluas fokus acara dari pengalaman tamu resor menjadi promosi perajin lokal, brand Indonesia, dan pelaku ekonomi kreatif.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.