Bali Aktual

Rabu, 7 Oktober 2026

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan di Panjer Denpasar

ARN dikeroyok sekitar 10 orang di sebuah warung di Panjer, Denpasar Selatan, pada 26 September 2026. Polisi memburu pelaku dan menyiapkan patroli bersama desa adat.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong panjang yang sepi dengan deretan jendela besar dan teropong koin di dekatnya.
Ilustrasi: Lorong panjang yang sepi dengan deretan jendela besar dan teropong koin di dekatnya. · Foto: Connor Scott McManus / Pexels

Denpasar — Sekelompok orang bermotor mengeroyok ARN (22) di sebuah warung di Jalan Tukad Yeh Aya, Panjer, Denpasar Selatan, pada Sabtu, 26 September 2026 sekitar pukul 02.30 Wita. Polisi masih memburu para pelaku setelah rekaman kamera pengawas dari lokasi beredar pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Azel Arisandi, kejadian bermula ketika ARN mengantar temannya berbelanja di warung. Saat duduk di atas sepeda motor, korban ditabrak dari samping hingga terjatuh. Sekitar 10 orang kemudian memukulnya dan menggunakan balok kayu.

Kelompok itu sempat meninggalkan lokasi, tetapi kembali membawa balok kayu yang lebih besar. Aksi tersebut berhenti setelah warga membubarkan mereka. ARN mengalami luka pada siku kiri dan kaki kiri serta memar pada pipi kanan.

Polisi memburu pelaku di kawasan Panjer

Korban telah melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali. Polisi berkoordinasi untuk mencari identitas dan keberadaan kelompok tersebut.

Polsek Denpasar Selatan juga menyatakan akan meningkatkan patroli bersama desa adat setempat. Desa adat adalah lembaga adat yang mengatur kehidupan krama atau warga adat, termasuk membantu menjaga keamanan lingkungan bersama aparat.

Bagi pembaca di Denpasar Selatan, perubahan yang berlaku hari itu adalah peningkatan pengawasan di kawasan yang ramai pada malam hari. Polisi mengimbau warga melaporkan informasi terkait pelaku dan menghindari tindakan main hakim sendiri. Tidak ada jadwal penutupan jalan atau perubahan lalu lintas yang disebutkan dalam laporan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kabupaten/Kota

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.