Pemkab Bangli Kerahkan 5.055 Peserta Bersihkan Danau Batur
Pemkab Bangli menggelar aksi bersih sampah di empat titik Danau Batur pada Minggu, 8 Maret 2026, dengan 5.055 peserta dari unsur pemerintah, pelajar, dan masyarakat.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kintamani, Bangli — Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar aksi bersih sampah di kawasan Danau Batur, Kintamani, pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini melibatkan 5.055 peserta dari unsur pemerintah, badan usaha milik daerah dan negara, desa dan kelurahan, pelajar, serta tenaga kesehatan.
Aksi berlangsung di empat titik, yakni Jaba Pura Ulun Danu Songan, Pura Jati, Dermaga Kedisan, dan Desa Trunyan. Menurut laporan Pemerintah Kabupaten Bangli, peserta berasal dari 2.435 orang unsur organisasi perangkat daerah dan instansi vertikal, 220 orang dari BUMD dan BUMN, 1.710 orang dari desa dan kelurahan, 660 pelajar, serta 30 tenaga kesehatan dari Puskesmas Kintamani IV dan V.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan kegiatan itu ditujukan untuk menjaga kelestarian Danau Batur dan kualitas airnya. Ia menyebut danau tersebut memiliki peran penting sebagai sumber air bagi Bali.
Selain membersihkan sampah, panitia juga menebar 10.000 benih ikan nila dan menuangkan sekitar 1.000 liter eco enzyme ke perairan danau. Pemerintah daerah mengaitkan kegiatan ini dengan program Indonesia ASRI dan Bangli BISA, serta rangkaian persiapan menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Dalam laporan yang sama, Pemkab Bangli menyebut aksi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional pemerintah pusat dan daerah pada 2 Februari 2026. Pemerintah daerah juga mengaitkannya dengan koordinasi Forkopimda Bali pada 19 Februari 2026 dan rapat Forkopimda Bangli pada 23 Februari 2026.
Danau Batur menjadi salah satu fokus program kebersihan lingkungan di Bangli karena wilayah itu berfungsi sebagai sumber air dan ruang hidup bagi masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Bangli menempatkan kegiatan bersih-bersih ini sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem dan mendorong kepedulian warga terhadap lingkungan.
Data kegiatan yang dilaporkan Pemkab Bangli mencatat 5.055 peserta, empat titik pembersihan, 10.000 benih ikan nila, dan sekitar 1.000 liter eco enzyme.
Sumber
Berita berikutnya

KONI Klungkung Siapkan Sanksi Atlet Absen TC Fisik Bareng TNI
KONI Klungkung menyiapkan sanksi berupa pencoretan dari kontingen Porprov Bali 2027 bagi atlet dan cabang olahraga yang menolak mengikuti pemusatan la…
Baca juga


